Visa memperluas program Infinite Tastes: Beyond The Menu, inisiatif kuliner yang dikembangkan bersama para chef ternama dan dirancang khusus bagi pemegang kartu Visa Infinite. Program yang hadir di sejumlah pasar Asia Pasifik ini menawarkan pengalaman bersantap yang melampaui konsep konvensional, dengan membuka akses lebih dekat ke sosok, tempat, dan keahlian yang menjadi inspirasi di balik sebuah hidangan.
Rangkaian pengalaman dalam program ini mencakup tur pasar dan sesi mencicipi kuliner lokal yang dipandu ahli, jamuan eksklusif bersama chef, kreasi menu off-menu, hingga pengalaman gastronomi yang umumnya tidak tersedia untuk publik. Visa menyebut setiap aktivitas dirancang agar pemegang kartu mendapatkan perjalanan kuliner yang lebih personal dan mendalam.
Di kawasan Asia Pasifik, kuliner disebut menjadi salah satu minat utama pemegang kartu dari segmen affluent, yang berkontribusi pada lebih dari 80% pertumbuhan belanja kuliner pada periode 2023 hingga 2025. Kuliner juga menjadi kategori dengan belanja tahunan tertinggi di kalangan konsumen affluent, melampaui kesehatan, hiburan, dan perjalanan.
Riset Visa turut menyoroti bahwa kuliner semakin dipandang sebagai bagian dari cara konsumen mengekspresikan identitas, selera, dan koneksi sosial. Bagi konsumen affluent, pengalaman yang dicari tidak lagi sebatas fine dining tradisional, melainkan pengalaman yang lebih terkurasi dan autentik, termasuk kesempatan mengenal lebih dekat para chef, bumbu yang digunakan, serta cerita dan budaya di balik sajian. Di Indonesia, segmen affluent juga disebut bersedia bepergian ke berbagai destinasi dunia demi pengalaman gastronomi semacam itu.
Melalui lokalisasi program di Indonesia, Visa Infinite menghadirkan pengalaman yang disesuaikan dengan preferensi pemegang kartu dengan menggandeng destinasi kuliner pilihan, termasuk Kindling, serta menyiapkan rangkaian pengalaman eksklusif lain yang akan menyusul. Salah satu pengalaman yang dihadirkan adalah kolaborasi dengan Chef Vallian Gunawan, pendiri Kindling, yang mengajak tamu menelusuri memori, warisan, dan tradisi keluarga Peranakan melalui sajian yang terinspirasi kisah personal serta resep lintas generasi.
Pengalaman tersebut mengambil inspirasi dari konsep tok panjang, tradisi jamuan makan komunal dalam budaya Peranakan. Para tamu diajak berkumpul, berbagi cerita, dan menikmati hidangan yang merefleksikan warisan budaya sekaligus perjalanan personal sang chef. Melalui pengalaman yang dikurasi khusus ini, pemegang kartu ditujukan untuk memperoleh pemahaman lebih dalam mengenai cerita, filosofi, dan kreativitas di balik setiap hidangan.
Country Manager Visa Indonesia Vira Widyasari mengatakan kuliner kini menjadi pengalaman yang semakin personal dan aspirasional bagi konsumen. “Melalui Infinite Tastes: Beyond the Menu, kami menghadirkan nilai lebih bagi pemegang kartu Visa Infinite dengan membuka akses ke pengalaman langka yang dikurasi secara khusus. Program ini tidak hanya menawarkan pengalaman premium yang relevan, tetapi juga memperluas apresiasi terhadap talenta, inovasi, dan kreativitas para pelaku kuliner Indonesia,” ujarnya.
Visa menyatakan ke depan Visa Infinite juga akan menghadirkan rangkaian pengalaman kuliner eksklusif bersama berbagai restoran terpilih lainnya, sehingga pemegang kartu dapat menikmati pengalaman gastronomi yang dikurasi secara khusus dan tidak tersedia bagi publik.