Konsep pernikahan ala Generasi Z kembali menjadi perbincangan setelah sebuah video resepsi berkonsep outdoor viral di media sosial. Konten yang diunggah akun Instagram jasa kreator pernikahan @kirim.cerita itu menampilkan momen resepsi yang dilabeli sebagai “Gen Z wedding starter pack”, menonjolkan pilihan sajian yang dinilai dekat dengan keseharian anak muda.
Alih-alih mengandalkan katering prasmanan formal seperti pada resepsi umumnya, pesta pernikahan tersebut menghadirkan beragam makanan dan minuman populer. Dalam video terlihat stan kopi Point Coffee lengkap dengan showcase pendingin, piring-piring dimsum dengan aneka topping, hingga penjual mie ayam lokal yang meracik pesanan langsung dari gerobak biru di lokasi acara.
Unggahan itu telah ditonton lebih dari 2 juta kali dan memicu beragam komentar warganet. Sejumlah pengguna menyebut konsep tersebut menarik dan bisa menjadi inspirasi untuk pernikahan mereka. Ada pula yang menilai kehadiran jajanan populer di resepsi turut membantu pelaku usaha kecil.
Saat dikonfirmasi Wolipop, kreator konten di balik video tersebut, Karina Virda (27), mengatakan momen itu direkam pada pesta pernikahan pasangan Beatrice dan Alfian. Acara digelar pada 13 Juni 2026 di Wisata Karangkates, Malang, Jawa Timur.
Karina menyebut pernikahan itu tetap mengusung konsep adat Jawa. Namun, menurutnya, sisi yang paling menarik justru terletak pada pilihan kuliner yang dihadirkan untuk tamu.
“Yang menurutku cukup unik justru pilihan makanan dan minumannya, karena ada dimsum mentai, mie ayam, sampai es kopi yang cukup familiar dan relate sama Gen Z. Waktu lihat, aku langsung mikir ‘ini Gen Z banget sih’,” ujar Karina kepada Wolipop.
Ia menilai menu-menu yang tidak lazim dalam pesta pernikahan dapat menjadi nilai tambah karena memberi kesan personal dan berkarakter. Menurutnya, hal-hal kecil seperti pilihan makanan yang dekat dengan keseharian anak muda bisa membuat sebuah pernikahan terasa lebih memiliki identitas.
“Biasanya menu seperti mie ayam dan es kopi lebih identik sama keseharian anak muda, jadi menurutku menarik ketika ada di sebuah acara wedding. Menurutku hal-hal kecil seperti ini justru bisa bikin sebuah wedding terasa lebih punya karakter. Makanya aku kepikiran untuk mengemasnya sebagai ‘Gen Z wedding starter pack’,” katanya.