BERITA TERKINI
Tujuh Challenge Bukber 2026 yang Ramai di Media Sosial, dari GRWM hingga Gaya Reality Show

Tujuh Challenge Bukber 2026 yang Ramai di Media Sosial, dari GRWM hingga Gaya Reality Show

Berbagai tren konten kembali meramaikan momen buka bersama (bukber) Ramadan 2026. Sejumlah challenge yang viral di media sosial banyak dipakai untuk mengabadikan kebersamaan, mulai dari konsep “Get Ready With Me” (GRWM) versi warganet Indonesia hingga bukber yang dibuat seolah-olah tayangan reality show.

Berikut tujuh challenge bukber yang sedang ramai dibicarakan dan kerap muncul di berbagai unggahan.

1. GRWM (grem) dengan selipan “ayo ayo ayo”
Tren GRWM yang di kalangan warganet Indonesia juga disebut “grem” identik dengan celetukan “ayo ayo ayo”. Dalam konten ini, anggota geng menyebutkan aktivitas yang dilakukan saat bukber, misalnya daftar menu atau kegiatan Ramadan secara umum. Setiap menyebut satu aktivitas, diselipkan “ayo ayo ayo” dengan tempo cepat.

2. Pose “izin”
Kata “izin” menjadi bagian dari tren yang banyak digunakan sejak akhir 2025 dan kembali dipakai dalam konten bukber Ramadan kali ini. Formatnya sederhana: setiap anggota geng disorot satu per satu sambil melakukan pose “izin” dengan gerakan membungkuk.

3. Membawa makanan sesuai inisial nama
Challenge ini sudah populer sejak beberapa waktu lalu, namun masih menjadi favorit untuk bukber 2026. Cara melakukannya adalah membawa makanan atau barang yang sebelumnya disepakati berdasarkan inisial nama masing-masing, atau bisa juga berdasarkan warna. Daya tariknya muncul dari kejutan barang yang dibawa teman, termasuk kemungkinan ada pilihan yang tidak terduga.

4. Outfit sesuai warna takjil
Takjil menjadi bagian lekat dari tradisi buka puasa dan turut menginspirasi challenge dress code bukber. Di media sosial, sejumlah geng memilih tema warna outfit yang disesuaikan dengan warna takjil khas Ramadan. Dalam tren ini, tidak harus membawa takjilnya, asalkan warna busana selaras dengan tema yang dipilih.

5. Spill jam datang saat janji bukber
Challenge ini menyoroti kebiasaan datang tepat waktu atau terlambat. Caranya, peserta melakukan “absen” satu per satu berdasarkan jam kedatangan, lalu dibandingkan dengan waktu yang sudah disepakati saat janjian bukber.

6. Challenge geng toleransi
Belakangan, muncul pula konten yang menampilkan toleransi dalam pertemanan. Meski jumlah anggota yang berpuasa disebut lebih sedikit, kelompok tetap kompak merayakan momen buka bersama.

7. Bukber dibuat seperti reality show
Tren lain yang ikut ramai adalah mengemas momen bukber—yang mungkin berjalan tanpa drama—menjadi seperti tayangan reality show. Tantangannya terletak pada pengambilan gambar dan kemampuan editing agar suasana bukber terlihat lebih dramatis.

Sejumlah challenge tersebut menunjukkan bagaimana momen bukber tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang kreatif untuk membuat konten bersama. Pilihan tren yang diikuti biasanya disesuaikan dengan karakter kelompok dan konsep yang ingin ditampilkan.