BERITA TERKINI
Trik Merendam Semalaman untuk Bersihkan Handuk Putih yang Jamuran Tanpa Dikucek

Trik Merendam Semalaman untuk Bersihkan Handuk Putih yang Jamuran Tanpa Dikucek

Handuk termasuk kain yang paling sering dipakai sehari-hari, tetapi kerap luput dari perhatian soal kebersihan. Pemakaian rutin untuk mengeringkan tubuh setelah mandi dapat membuat handuk lama-kelamaan terlihat kusam, menguning, hingga muncul bintik-bintik kehitaman yang menandakan jamur.

Salah satu penyebab utama handuk mudah jamuran adalah kebiasaan melipat atau menggantungnya saat masih lembap. Serat kain yang menyerap air dengan baik justru menjadi tempat yang ideal bagi jamur, terutama jika handuk disimpan di ruangan dengan sirkulasi udara kurang baik. Pada handuk putih, noda dan jamur juga lebih mudah terlihat dibanding warna gelap, sehingga banyak orang memilih mengalihfungsikannya menjadi keset meski sebenarnya masih bisa dibersihkan.

Selama ini, cara yang umum dilakukan adalah merendam handuk dengan deterjen lalu mengucek kuat untuk menghilangkan noda. Namun metode tersebut tidak selalu efektif, terutama ketika jamur sudah masuk ke serat kain. Seorang kreator konten YouTube, Naoki Hamizan, membagikan metode perendaman yang diklaim dapat membantu membersihkan handuk jamuran tanpa perlu mengucek.

Menurut Naoki, kunci metode ini ada pada dua larutan perendam terpisah dan penambahan satu bahan dapur yang umum tersedia, yakni sabun cuci piring. Ia menunjukkan kondisi handuk putihnya yang dipenuhi jamur, lalu menjelaskan bahwa handuk tersebut masih bisa diselamatkan dengan cara direndam.

Bahan yang disiapkan terdiri dari dua racikan. Racikan pertama menggunakan 3 sendok makan sodium perkarbonate, 2 sendok makan deterjen bubuk, dan 1 sendok makan sabun cuci piring. Racikan kedua berisi 1 bungkus sitrun (asam sitrat), 2 sendok makan deterjen bubuk, dan 1 sendok makan sabun cuci piring. Selain itu diperlukan dua ember dan air mendidih.

Metode ini diawali dengan mengisi masing-masing ember dengan air mendidih secukupnya hingga mampu merendam handuk. Setelah itu, bahan racikan pertama dimasukkan ke ember pertama dan diaduk sampai larut. Racikan kedua dimasukkan ke ember kedua dan diaduk rata. Handuk kemudian direndam dengan memastikan seluruh bagiannya terendam sempurna. Lama perendaman yang disarankan sekitar 24 jam.

Usai direndam semalaman, handuk diangkat lalu diperas tanpa perlu dikucek, kemudian dibilas di bawah air mengalir hingga bersih. Naoki menyebut noda dan jamur pada handuknya luruh setelah proses perendaman. Setelah bilasan selesai, handuk dapat dicuci kembali menggunakan mesin cuci dengan tambahan cairan pelembut, lalu dijemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering sebelum dipakai.

Dalam penjelasan yang disertakan, sodium perkarbonate disebut bekerja sebagai pemutih berbasis oksigen yang melepaskan hidrogen peroksida ketika bertemu air panas. Sementara sitrun atau asam sitrat memiliki sifat asam yang membantu mengurai mineral dan residu sabun yang menumpuk di serat kain serta membantu mengurangi bau apek. Penggunaan dua ember terpisah dimaksudkan agar handuk mendapat perlakuan dari dua mekanisme pembersihan yang berbeda.

Agar handuk tidak cepat jamuran kembali, beberapa kebiasaan disarankan, antara lain menjemur handuk di bawah sinar matahari langsung sesering mungkin, memastikan handuk benar-benar kering sebelum dilipat atau digantung di dalam ruangan, mengganti handuk secara rutin setiap satu hingga dua minggu, tidak membiarkan handuk dalam kondisi basah di permukaan tertutup, serta mencuci handuk terpisah dari pakaian untuk mengurangi risiko kontaminasi silang.

Untuk yang ingin mencoba, sodium perkarbonate dapat ditemukan di toko perlengkapan rumah tangga, toko kimia, atau platform belanja online dan kerap dijual dengan sebutan “oxygen bleach”. Namun bahan ini lebih sering direkomendasikan untuk kain putih atau terang karena berpotensi memudarkan warna. Pada handuk berwarna gelap, disarankan melakukan uji coba pada bagian kecil yang tidak terlihat atau menggunakan racikan sitrun saja.

Jika handuk tidak terlalu kotor, perendaman bisa dipersingkat menjadi sekitar 4–6 jam. Namun untuk jamur yang sudah mengakar di serat kain, waktu 24 jam disebut sebagai durasi yang dianjurkan. Keunggulan metode ini, sebagaimana dijelaskan, adalah proses pembersihan dilakukan lewat perendaman sehingga tidak mengandalkan tenaga mengucek yang berisiko merusak tekstur serat handuk bila dilakukan terlalu keras.