Konsumsi jamu atau minuman herbal kembali populer di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z. Fenomena ini terlihat dari banyaknya anak muda yang membagikan konten di media sosial saat membeli dan meminum jamu.
Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), dr Inggrid Tania, menilai tren tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran anak muda terhadap gaya hidup sehat. Menurut dia, semakin banyak anak muda yang mulai melirik jamu sebagai alternatif minuman yang dianggap lebih sehat.
“Anak muda sudah mulai semakin banyak yang minum jamu karena kesadaran mereka untuk hidup sehat semakin tumbuh. Itu terlihat dari pemahaman mereka bahwa minuman manis tinggi gula enggak sehat, tinggi kalori, sehingga kalau mau lebih sehat ya lebih baik konsumsi jamu atau minuman rendah gula,” kata dr Inggrid saat dihubungi, Selasa (18/11/2025).
Ia menjelaskan, jamu dan minuman herbal dinilai memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Secara umum, herbal disebut bersifat antioksidan yang dapat membantu menangkal radikal bebas.
Menurut dr Inggrid, antioksidan berperan penting bagi berbagai sistem tubuh, mulai dari meningkatkan imunitas, memperlancar pencernaan, hingga menjaga metabolisme serta fungsi jantung dan pembuluh darah. Selain itu, ia menyebut sistem saraf dan hormon tubuh juga dapat menjadi lebih seimbang.

