Lebaran menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga. Dalam beberapa tahun terakhir, periode libur Lebaran juga kian dimanfaatkan untuk berlibur, baik dengan memperpanjang waktu tinggal di kampung halaman maupun berkunjung ke kota terdekat bersama keluarga.
Preferensi tersebut sejalan dengan tren slow travel yang semakin diminati. Dalam tren ini, pelancong cenderung tinggal lebih lama di satu destinasi, menikmati kuliner lokal, menjelajahi area sekitar, serta menghabiskan waktu bersama keluarga tanpa terburu-buru. Aktivitas seperti berburu kuliner khas daerah, mengunjungi tempat wisata dan atraksi di sekitar kota, hingga mencari hidden gem menjadi cara baru menikmati libur Lebaran dengan lebih santai.
Untuk membantu masyarakat memaksimalkan momen mudik sekaligus liburan keluarga, Traveloka membagikan tiga tips perencanaan perjalanan agar lebih nyaman dan hemat.
1. Rencanakan transportasi sejak awal
Perencanaan transportasi lebih dini memberi lebih banyak pilihan jadwal dan moda perjalanan, mulai dari penerbangan hingga alternatif yang lebih terjangkau seperti kereta api atau sleeper bus, baik untuk mudik maupun perjalanan ke kota terdekat. Langkah ini juga membantu mengamankan jadwal di tengah padatnya arus mudik Lebaran.
Dalam Traveloka Ramadan Sale 2026, tersedia promo tiket kereta api dengan diskon 90 persen, serta bus dan travel dengan harga spesial Rp 50.000. Untuk perjalanan darat, layanan PO Bus Kramat Djati Jakarta dan Sinar Jaya disebut sudah dapat dipesan hingga H-60 sebelum Lebaran melalui Traveloka.
2. Pilih akomodasi yang nyaman untuk keluarga
Bagi pemudik yang bepergian bersama banyak anggota keluarga, menginap di hotel dapat menjadi pilihan praktis sekaligus menyenangkan. Akomodasi dengan fasilitas seperti kolam renang, restoran, dan area bermain anak dinilai dapat menunjang kenyamanan seluruh anggota keluarga serta menjadi ruang berkumpul setelah beraktivitas.
3. Susun itinerary sederhana
Menyusun rencana perjalanan yang ringan sebelum berangkat dapat membantu memaksimalkan waktu libur Lebaran. Daftar kegiatan dan tempat yang ingin dikunjungi—mulai dari kuliner khas hingga destinasi wisata populer—dapat dicatat agar perjalanan tetap santai tanpa perlu terburu-buru.
Dengan perencanaan yang dilakukan sejak jauh hari, libur Lebaran berpeluang dimanfaatkan lebih optimal, baik untuk bersilaturahmi maupun menikmati waktu berkualitas bersama keluarga.

