Anak-anak PAUD King Abdul Azis Kendari mengikuti kegiatan praktik membuat makanan tradisional bersama orang tua di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran melalui praktik kesenian lokal, khususnya pengenalan makanan khas daerah.
Dalam kegiatan tersebut, setiap kelompok anak bersama orang tua menentukan menu masakan tradisional sesuai kesepakatan masing-masing. Proses memasak dilakukan di sekolah dengan peralatan dan bahan yang disiapkan oleh tiap kelompok.
Kepala PAUD King Abdul Azis, Gr. Andi Astrid Suleman, S.Pd., menjelaskan kegiatan ini bukan perlombaan, melainkan bagian dari pembelajaran yang memberi pengalaman langsung kepada anak. “Kegiatan ini bukan lomba, tetapi bagian dari proses pembelajaran anak melalui praktik membuat makanan khas daerah. Anak-anak diharapkan dapat belajar sekaligus mengenal makanan tradisional melalui pengalaman langsung,” ujarnya, Sabtu, 5 September 2026.
Selama pelaksanaan, anak dan orang tua bekerja sama mulai dari menyiapkan bahan, proses memasak hingga penyajian. Setiap kelompok juga mendokumentasikan tahapan kegiatan secara berkelompok, mulai dari persiapan bahan, proses memasak hingga hasil akhir atau plating.
Hasil masakan kemudian dinilai sebagai bagian dari praktik pembelajaran sebelum dinikmati bersama. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mengenal beragam makanan tradisional, tetapi juga belajar bekerja sama, mengikuti tahapan kegiatan, serta mengenal budaya lokal melalui pengalaman langsung yang menyenangkan.