Memulai hari dengan sarapan tinggi protein kerap disebut membantu tubuh lebih bertenaga. Asupan protein juga dinilai dapat membantu mengontrol nafsu makan serta mendukung pembentukan dan pemeliharaan massa otot.
Pola sarapan tinggi protein ini juga dijalani sejumlah artis Hollywood, salah satunya aktor Mark Wahlberg. Dikutip dari Business Insider, Wahlberg mengonsumsi sarapan tinggi protein setiap pagi sebagai bagian dari upayanya menjaga kesehatan, termasuk untuk mendukung umur panjang dan mempertahankan mobilitas seiring bertambahnya usia.
Melalui unggahan di Instagram belum lama ini, Wahlberg membagikan menu sarapan yang ia konsumsi setiap hari. Ia menyebut sarapannya terdiri dari tiga butir telur rebus, telur orak-arik dengan potongan kalkun, salmon dengan sedikit perasan lemon dan minyak zaitun, serta semangkuk blueberry.
“Sama saja, setiap hari. Saya makan sarapan yang sama setiap hari, tetapi saya merasa lebih baik setiap hari!” tulisnya.
Wahlberg sebelumnya pernah mengungkap rutinitas untuk menjaga kebugaran. Pada 2018, ia menyebut biasa bangun pukul 2.30 pagi, menjalani dua sesi latihan fisik, serta melakukan terapi dingin (krioterapi). Namun seiring bertambahnya usia, ia mengatakan mulai mengurangi rutinitas tersebut. Kini ia bangun sekitar pukul 3.30 pagi dan lebih menekankan fokus pada penuaan yang sehat.
“Seiring bertambahnya usia, saya selalu memikirkan tentang umur panjang, mobilitas, fleksibilitas, kapasitas paru-paru. Istirahat sama pentingnya,” ujarnya pada 2023.
Dari sisi gizi, menu sarapan Wahlberg memadukan sumber protein dengan lemak sehat, serta polifenol dari minyak zaitun, salmon, dan blueberry. Kombinasi tersebut disebut diyakini membantu mengurangi peradangan, baik untuk kesehatan otak, dan mencegah penurunan kognitif.
Menu itu juga dinilai sejalan dengan pola diet Mediterania yang menekankan makanan utuh dan minim olahan, seperti protein tanpa lemak, hasil bumi segar, kacang-kacangan, serta biji-bijian utuh. Pola makan ini kerap dianggap sebagai salah satu pendekatan yang sehat untuk mendukung umur panjang.
Meski begitu, terdapat catatan bahwa sarapan tersebut tidak memasukkan karbohidrat kompleks. Padahal, sumber karbohidrat kompleks umumnya kaya serat yang dapat membantu rasa kenyang bertahan lebih lama.
Asupan protein menjadi perhatian penting terutama bagi orang yang aktif berolahraga. Wahlberg disebut rutin berlatih kekuatan otot setiap hari. Ahli nutrisi olahraga Rob Hobs menyebut, untuk membangun otot, seseorang perlu mengonsumsi sekitar 0,75 gram protein per pon berat badan.
“Jika kamu mengangkat beban dan mencoba mendapatkan hipertrofi (peningkatan sel-sel otot), maka kamu perlu mendukungnya dengan sedikit lebih banyak protein,” kata Hobs.
Selain mendukung otot dan metabolisme, sarapan tinggi protein juga disebut dapat membantu mengurangi lonjakan dan penurunan gula darah yang memengaruhi tingkat energi. Dikutip dari Health, memasukkan protein dalam sarapan juga dapat membantu mengontrol rasa kenyang.
Ahli diet Barbie Cervoni, RD, menekankan bahwa protein dapat membantu memuaskan nafsu makan dan memberi energi yang lebih tahan lama. Namun, ia mengingatkan bahwa konsumsi protein tetap memiliki batas, yakni sekitar 20 hingga 30 gram dalam satu kali makan.

