BERITA TERKINI
Resep Turun-Temurun Jadi Kekuatan Dapur Nona Kapan di Kupang

Resep Turun-Temurun Jadi Kekuatan Dapur Nona Kapan di Kupang

Kuliner tradisional masih memiliki daya tarik kuat bagi banyak penikmat makanan. Di Kota Kupang, usaha rumahan Dapur Nona Kapan menarik perhatian pelanggan lewat perpaduan resep warisan keluarga dan pengelolaan yang lebih modern.

Dalam program Obrolan Teras UMKM Pro 4 RRI Kupang pada Selasa, 3 November 2026, pemilik usaha Nadia Tapatfeto bersama ibunya, Margarita Sia yang akrab disapa Aci Hoa, menceritakan perjalanan usaha tersebut. Nama “Kapan” dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap daerah asal keluarga di Timor Tengah Selatan, sementara seluruh proses produksi dilakukan di Kota Kupang.

Dapur Nona Kapan dibangun melalui kerja sama ibu dan anak. Aci Hoa bertanggung jawab di dapur, meracik hidangan berdasarkan resep turun-temurun. Sementara itu, Nadia menangani pemasaran dan operasional usaha.

Nadia menegaskan seluruh racikan makanan dibuat oleh sang ibu, mulai dari pemilihan bahan baku daging babi hingga penggunaan bumbu khas yang dijaga agar kualitas rasa tetap konsisten. Usaha ini, yang berawal dari pengiriman camilan sederhana, kemudian berkembang dan menyediakan beragam menu untuk pelanggan setiap hari.

Selain menjaga konsistensi rasa, Dapur Nona Kapan juga mempertahankan pelanggan melalui pelayanan yang komunikatif serta kemudahan pengiriman dengan layanan ojek online yang dinilai ekonomis.

Melalui sajian bercita rasa rumahan, Dapur Nona Kapan menegaskan bahwa resep autentik warisan keluarga yang diolah dengan ketulusan tetap dapat bertahan dan diminati di tengah perubahan cara usaha dikelola.