TANJUNGPINANG — Ketua Dekranasda Kepulauan Riau (Kepri), Dewi Kumalasari, mendorong olahan kuliner lokal menjadi salah satu daya tarik utama pariwisata daerah. Dorongan itu disampaikan melalui pelaksanaan Wonderfood Kepri Fest 2026 yang melibatkan ratusan tenant UMKM di kawasan Rimba Jaya, Tanjungpinang.
Dewi mengapresiasi kolaborasi kreator konten, termasuk food blogger, bersama Dinas Pariwisata Kepri dalam mempromosikan kuliner khas Melayu serta hasil laut. Menurutnya, pariwisata tidak hanya soal destinasi, tetapi juga pengalaman yang dirasakan wisatawan.
“Pariwisata berbicara tentang pengalaman, cita rasa, keramahan masyarakat, dan keunikan produk lokal,” kata Dewi.
Selain menggerakkan UMKM, Dewi juga merangkul kreator digital untuk memperluas promosi produk kuliner hingga ke luar wilayah Kepulauan Riau. Ia menilai festival dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk menguji inovasi, membangun jejaring bisnis, dan meningkatkan daya saing produk lokal.
“Bazar UMKM menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk menguji inovasi serta memperluas pasar,” tegasnya.
Dewi berharap kegiatan bazar kuliner dapat dilaksanakan secara rutin agar pertumbuhan ekonomi daerah terdorong secara konsisten dan berkelanjutan.
Dalam rangkaian acara, panitia juga menghadirkan live cooking, atraksi budaya Reog dan Barongsai, serta penampilan penyanyi Farel Prayoga. Wonderfood Kepri Fest 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 dan terbuka bagi wisatawan maupun masyarakat Tanjungpinang.