BERITA TERKINI
Pencarian Akomodasi ke Medan Naik 194 Persen, Tren Wisata Kuliner Dorong Minat Berkunjung

Pencarian Akomodasi ke Medan Naik 194 Persen, Tren Wisata Kuliner Dorong Minat Berkunjung

Kota Medan kian diminati sebagai destinasi wisata kuliner di Indonesia. Tren snackpacking, yakni perjalanan wisata sambil berburu jajanan khas daerah, turut mendorong meningkatnya minat wisatawan untuk berkunjung ke ibu kota Sumatera Utara tersebut.

Berdasarkan data platform perjalanan digital Agoda, pencarian akomodasi di Medan meningkat 194 persen untuk periode menginap sepanjang Oktober 2026 dibandingkan periode yang sama pada 2025. Dengan angka itu, Medan menempati posisi ketiga dalam daftar destinasi di Indonesia dengan pertumbuhan minat wisatawan tertinggi, setelah Manado yang naik 214 persen dan Jakarta sebesar 200 persen.

Peningkatan tersebut sejalan dengan makin populernya snackpacking di kalangan wisatawan muda. Melalui tren ini, pelancong diajak mengenal karakter suatu daerah lewat jajanan, camilan, dan kudapan lokal, tidak semata-mata mengunjungi objek wisata populer. Selain menawarkan pengalaman kuliner yang autentik, berburu jajanan khas juga dinilai menjadi alternatif wisata yang relatif terjangkau.

Medan disebut menarik dijelajahi melalui pendekatan tersebut karena kekayaan kulinernya dipengaruhi beragam tradisi serta penggunaan bahan-bahan lokal. Berbagai makanan tradisional dapat dicicipi sekaligus memberi gambaran tentang sejarah dan budaya masyarakat setempat.

Sejumlah jajanan ikonis yang kerap dicari wisatawan antara lain bika Ambon, kue bertekstur berserat dengan cita rasa manis yang sering dinikmati langsung maupun dijadikan buah tangan. Pilihan lain yang juga dikenal luas meliputi bolu Meranti, pancake durian, dan dodol Medan.

Bagi pencinta kudapan gurih, Medan menawarkan ragam opsi seperti teri Medan, kacang Sihobuk, risol Gogo, hingga lumpia Medan. Keberagaman tersebut memberi pengalaman tersendiri bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi kuliner lokal, sekaligus memperlihatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan pangan menjadi makanan khas.

Wisatawan yang ingin berburu jajanan tradisional dapat mengunjungi Pasar Rame dan Pasar Beruang.