BERITA TERKINI
Pemprov Gorontalo dan BI Kurasi Produk Kuliner Jelang GKK dan HARFEST 2026

Pemprov Gorontalo dan BI Kurasi Produk Kuliner Jelang GKK dan HARFEST 2026

Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mematangkan persiapan pelaksanaan Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) dan Hulonthalo Art and Craft Festival (HARFEST) 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar kurasi produk kuliner lokal yang akan ditampilkan dalam Festival Kuliner Gorontalo.

Kurasi berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo. Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, hadir langsung didampingi Kepala Bidang Ekonomi Kreatif beserta jajaran.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, serta jajaran terkait. Sultan menekankan pentingnya kurasi untuk memastikan produk yang ditampilkan memenuhi standar kualitas dan memiliki daya saing.

“Kami ingin produk kuliner yang tampil dalam Festival Kuliner Gorontalo benar-benar memiliki kualitas dan daya saing. Karena itu, proses kurasi ini penting untuk memastikan produk yang dibawa oleh pelaku usaha tidak hanya enak dari sisi rasa, tetapi juga menarik dari sisi kemasan dan memiliki nilai jual,” ujar Sultan, Minggu, 5 September 2026.

Ia menambahkan, kuliner tidak hanya soal cita rasa. Produk lokal juga dituntut mampu tampil menarik, memiliki kemasan yang baik, serta mempunyai nilai ekonomi agar lebih mudah dipasarkan kepada masyarakat maupun wisatawan. Festival Kuliner Gorontalo menjadi salah satu rangkaian GKK dan HARFEST 2026 yang membawa semangat penguatan ekosistem ekonomi kreatif sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah.

GKK dan HARFEST 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11–13 September 2026 di Grand Palace Convention Center (GPCC), Kota Gorontalo. Kolaborasi antara Pemprov Gorontalo dan Bank Indonesia diharapkan membuka ruang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya subsektor kuliner, untuk mempromosikan sekaligus memasarkan produk mereka.

Melalui kurasi ini, produk kuliner lokal diharapkan semakin siap menghadapi persaingan pasar, tidak hanya di tingkat domestik, tetapi juga berpeluang menembus pasar yang lebih luas. Sinergi pemerintah daerah dan Bank Indonesia disebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif Gorontalo yang berkelanjutan, dengan perhatian pada kualitas produk, inovasi, promosi, hingga perluasan akses pasar.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, GKK dan HARFEST 2026 diharapkan menjadi momentum untuk mengangkat kekayaan budaya dan kreativitas Gorontalo, sekaligus memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta membuka peluang baru bagi pelaku usaha lokal.