BERITA TERKINI
Pemkab Malinau Siapkan Zona Kuliner Nonhalal di Irau Malinau 2026

Pemkab Malinau Siapkan Zona Kuliner Nonhalal di Irau Malinau 2026

Pengunjung Festival Budaya Irau Malinau 2026 di kawasan Padan Liu' Burung (PLB) dapat menikmati beragam kuliner lokal, termasuk makanan nonhalal, selama agenda berlangsung. Pemerintah Kabupaten Malinau menyiapkan area khusus untuk stan kuliner nonhalal guna memberikan kenyamanan kepada pengunjung sekaligus memudahkan konsumen mengenali jenis makanan yang dijajakan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Kabupaten Malinau, Sergius, mengatakan penataan stan UMKM pada Irau tahun ini masih mengikuti pola penyelenggaraan sebelumnya. “Ini memang penataan dari tahun lalu. Irau terbesar kita kan sudah ditata dengan baik, jadi kali ini kita ikuti yang sudah ada seperti tahun lalu,” ujar Sergius saat meninjau kesiapan UMKM menjelang pembukaan Irau, Selasa (20/10/2026) pagi.

Stan kuliner nonhalal ditempatkan berjejer di jalur depan Kantor DPRD Kabupaten Malinau di kawasan PLB. Sementara stan kerajinan dan ekonomi kreatif berada di jalur depan Kantor Bupati Malinau dengan menggunakan tenda berwarna putih. Adapun stan kafe ditempatkan tersebar di antara area kuliner untuk memudahkan pengunjung mendapatkan minuman setelah berkeliling.

Menurut Sergius, penataan tersebut dilakukan untuk meminimalkan kekeliruan pembelian oleh konsumen. “Kita menjaga konsumen supaya tidak salah beli. Makanya, untuk makanan nonhalal kita tempatkan khusus di satu area, sedangkan kafe kita sebar di antara kuliner untuk memudahkan konsumen ketika ingin minum kopi dan sebagainya,” katanya.

Berdasarkan hasil verifikasi panitia, sebanyak 190 UMKM dinyatakan lolos berpartisipasi dalam Irau Malinau 2026. Rinciannya terdiri atas 134 usaha kuliner berlabel halal, delapan usaha kuliner nonhalal, 18 usaha kerajinan dan batik, 16 usaha permainan, tujuh kafe, serta tujuh usaha fashion.

Seluruh UMKM peserta merupakan pelaku usaha yang telah terdaftar melalui aplikasi Smart Government (SAGET) Pemerintah Kabupaten Malinau. Sergius juga mengingatkan pelaku UMKM agar memastikan kesiapan stan dan dagangan sebelum pembukaan festival. Ia berharap seluruh peserta sudah siap melayani pengunjung sejak awal acara, mengingat pembukaan Irau diperkirakan menarik banyak masyarakat.

Irau merupakan perhelatan budaya yang menjadi bagian dari perayaan hari jadi Kabupaten Malinau. Setelah masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata, festival yang sebelumnya digelar setiap dua tahun sekali kini diagendakan berlangsung setiap tahun.

Pembukaan Irau Malinau 2026 dijadwalkan berlangsung pada Selasa (20/10/2026) mulai pukul 19.00 WITA. Acara pembukaan akan dimeriahkan penampilan band lokal serta pertunjukan tari tradisional dari paguyuban KKST (Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara), KKM (Kerukunan Keluarga Maluku), dan etnis Dayak Lundayeh.