MAROS — Puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner di Kabupaten Maros mengikuti kegiatan Grand Baking Demo yang digelar di kantor PLUT UMKM Maros, Rabu (13/5/2026). Pelatihan ini menghadirkan demonstrasi pengolahan bahan pangan lokal menjadi menu modern dengan nilai jual lebih tinggi.
Dalam sesi demonstrasi, peserta menyaksikan ubi ungu diolah menjadi Purple Sweet Potato Cheese Cake. Menu tersebut diperagakan oleh Technical Chef Reski dari Rumah Kelinci, yang menjelaskan teknik pengolahan, pemilihan bahan, serta strategi penyajian agar produk lebih menarik di pasaran.
Selain itu, peserta juga mempelajari pembuatan bread pudding dengan tekstur lembut dan cita rasa premium. Setiap tahapan ditunjukkan secara rinci, mulai dari pengolahan adonan hingga teknik pemanggangan. Selama kegiatan, pelaku UMKM tampak aktif bertanya dan berdiskusi mengenai inovasi produk yang dapat diterapkan pada usaha masing-masing.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku UMKM kuliner di Maros agar lebih kreatif dan adaptif terhadap tren pasar. Melalui inovasi berbahan lokal, produk tradisional diharapkan dapat tampil lebih modern tanpa meninggalkan cita rasa khas daerah.
Chef Reski menilai potensi bahan baku lokal di Sulawesi Selatan besar untuk dikembangkan menjadi produk kuliner premium yang memiliki daya saing. Menurutnya, inovasi dibutuhkan agar pelaku usaha mampu bertahan sekaligus memperluas pasar di tengah persaingan industri makanan yang semakin kompetitif.
“Harapannya, para pelaku usaha bisa terus berinovasi menggunakan bahan baku berkualitas dengan konsep yang lebih fresh dan diminati masyarakat luas,” ujar Chef Reski di sela kegiatan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, Grand Baking Demo diharapkan dapat membuka wawasan baru bagi pelaku UMKM, memperkuat ekosistem industri kuliner lokal, serta memperkenalkan potensi pangan lokal Maros agar semakin dikenal dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

