BERITA TERKINI
Pedesanmoo Jember: Dari Eksperimen Resep hingga Bertahan di Tengah Persaingan Kuliner Pedas

Pedesanmoo Jember: Dari Eksperimen Resep hingga Bertahan di Tengah Persaingan Kuliner Pedas

Persaingan bisnis kuliner yang kian ketat menuntut pelaku usaha, terutama anak muda, untuk tidak hanya mengikuti tren. Konsistensi berinovasi dan menjaga kualitas produk menjadi faktor penting agar usaha bisa bertahan di tengah perubahan pasar yang cepat.

Hal itu ditunjukkan Mauliddha Aulia Martha, pemilik brand kuliner pedas Pedesanmoo asal Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Dalam dialog interaktif UMKM Bicara di RRI Jember pada Senin (31/8/2026), Mauliddha menceritakan bagaimana usahanya berkembang dari hobi dan eksperimen resep menjadi produk kuliner dengan beragam varian.

Pedesanmoo mengusung menu serba pedas, dengan pilihan produk seperti ceker tanpa tulang, sayap, usus, hingga inovasi berupa lumpia ayam berisi keju lumer. Menurut Mauliddha, pengembangan menu dilakukan melalui proses uji coba berulang atau trial and error untuk mendapatkan cita rasa serta tekstur yang sesuai dengan selera konsumen.

Ia menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan untuk menjaga kepuasan pelanggan. “Kalau misalkan untuk menjaga mempertahankan customer itu tadi saya selalu cek cross-cek terus, jadi selalu improve-improve terus,” ujar Mauliddha.

Selain menjaga standar rasa dan penggunaan bumbu rempah khas, Mauliddha juga menerapkan prinsip tegas dalam pemilihan bahan baku. Ia memilih tidak menjual produk ketika bahan dinilai sudah tidak segar, sebagai upaya menjaga kepercayaan pelanggan.

Melalui konsistensi rasa dan keberanian menghadirkan variasi menu yang berbeda, Pedesanmoo menjadi contoh bagaimana usaha rumahan dapat bertahan dan tetap diminati di tengah dinamika bisnis kuliner saat ini.