BERITA TERKINI
Pameran Imersif Passion Japon Hadir di La Villette Paris, Angkat Budaya Jepang hingga Ukiyo-e

Pameran Imersif Passion Japon Hadir di La Villette Paris, Angkat Budaya Jepang hingga Ukiyo-e

Pameran imersif bertajuk Passion Japon akan digelar di Espace Chapiteaux, La Villette, Paris (arrondissement ke-19), pada 19 Maret hingga 23 Agustus 2026. Mengusung konsep perjalanan tanpa perlu meninggalkan kota, pameran ini mengajak pengunjung menelusuri beragam sisi Jepang melalui instalasi, objek, dan suasana audio-visual.

Rute kunjungan dirancang seperti berjalan santai dari satu lanskap ke lanskap lain. Pengunjung memulai pengalaman dari area yang menggambarkan suasana tradisional Kyoto, lalu beralih ke jalanan Tokyo yang lebih ramai, sebelum singgah di taman zen yang ditujukan untuk ketenangan dan meditasi. Sepanjang jalur tersebut, berbagai elemen budaya Jepang ditampilkan, mulai dari samurai, upacara minum teh, arsitektur, gastronomi, mode, hingga manga dan cosplay.

Menurut ulasan penyelenggaraan di lokasi, desain ruang pamer cenderung minimalis dan elegan, dengan dominasi dinding hitam dan vitrin kaca yang menonjolkan objek serta instalasi. Pendekatan ini menciptakan atmosfer yang rapi dan bergaya, meski pada bagian awal dapat terasa cukup sederhana. Materinya disebut beragam dan kaya, namun beberapa tema dinilai tersaji terlalu singkat sehingga berpotensi kurang meninggalkan kesan mendalam, terutama di segmen awal.

Catatan lain menyebutkan adanya tumpang tindih suara dari beberapa soundtrack—antara musik latar dan audio dari instalasi interaktif—yang kadang membuat sumber suara sulit dikenali. Meski demikian, bagian kedua pameran digambarkan lebih intens, dengan rangkaian ruang imersif yang menghadirkan momen kontemplatif.

Salah satu puncak pengalaman ditujukan pada sesi khusus ukiyo-e, seni cetak Jepang yang kerap diterjemahkan sebagai “gambar dunia yang mengambang”. Karya-karya Hokusai, Hiroshige, dan maestro lain dihidupkan kembali melalui proyeksi berskala besar dan animasi digital, menawarkan pendekatan modern terhadap karya ikonik tersebut. Dalam ulasan, Gelombang Besar Kanagawa disebut menjadi bagian yang paling menyita perhatian, diperkuat oleh suasana suara yang lembut dan menenangkan.

Usai menyusuri pameran, pengunjung diarahkan ke area toko suvenir. Di luar ruangan, tersedia stan street food Jepang berukuran besar yang disebut sebagai yang terbesar di luar ruangan, memperpanjang pengalaman kunjungan. Stan ini buka setiap hari mulai pukul 12.00 hingga sekitar pukul 20.00–21.00, menyediakan sejumlah meja untuk makan di tempat, serta agenda acara yang telah direncanakan. Aksesnya disebut termasuk dalam tiket pameran, atau dapat masuk dengan tiket pengganti seharga 2 euro.

Pameran ini diposisikan sebagai kegiatan keluarga yang menawarkan gambaran Jepang dari warisan budaya hingga semangat modern. Namun, ulasan juga menyoroti aspek harga tiket, terutama untuk anak usia 4–11 tahun, yang dinilai relatif mahal dibandingkan kepadatan pengalaman yang ditawarkan—meski keseluruhan penyajiannya disebut tertata dan menyenangkan.