Hang Keo belakangan menarik perhatian warganet setelah menyampaikan pengakuan yang terasa dekat dengan keseharian banyak orang. Ia menyebut tekanan terbesarnya bukan terletak pada proses memasak, melainkan menentukan menu apa yang akan disajikan untuk seluruh keluarga setiap malam.
Di tengah ramainya unggahan media sosial tentang “makanan 50.000 VND untuk seluruh keluarga” yang tampil menarik dan terlihat hemat, Hang Keo menanggapinya dengan nada humor. Ia mengaku belum pernah memasak hidangan seperti yang banyak beredar di media sosial tersebut.
Alih-alih mengejar tampilan sempurna, ia memilih pendekatan yang lebih praktis: menu yang terjangkau, bergizi, dan dapat dinikmati seluruh keluarga. Baginya, yang penting makanan cukup untuk dimakan bersama, bukan harus terlihat ideal seperti foto-foto yang telah disunting dengan cermat.
Menu yang ia siapkan pun disebut mencerminkan suasana dapur sehari-hari. Ada kalanya ia pulang larut malam dari pekerjaan, memasak sambil membereskan rumah, hingga merasa sedih ketika melihat dapur berantakan setelah memasak. Namun, rasa lelah itu seolah terbayar saat melihat suami dan anak-anak duduk di meja makan.
Bukan pujian yang panjang, melainkan kebiasaan keluarga yang menghabiskan masakan atau permintaan sederhana dari anak-anak—seperti “Bu, masak ini lagi besok”—yang menjadi dorongan untuk kembali memikirkan menu di hari berikutnya. Perasaan semacam ini, menurutnya, juga kerap dirasakan banyak ibu rumah tangga.
Dalam keterangannya, biaya makan keluarga mereka tidak selalu bisa disebut ekonomis. Jika dihitung lengkap, sejumlah menu bisa menghabiskan sekitar 50.000 VND per orang. Namun, ia menekankan tujuannya bukan membuat angka yang menarik perhatian, melainkan menjaga keseimbangan antara nutrisi, rasa, dan kemampuan finansial keluarga.
Memasuki musim panas, pilihan menu pun disesuaikan dengan cuaca. Sejumlah hidangan yang disebut menjadi favorit antara lain sup asam yang menyegarkan, ikan kukus atau rebus, sayuran rebus dengan saus celup, tumisan sederhana, daging panggang atau rebus yang disajikan bersama sayuran mentah, serta sup sayuran yang ringan dan tidak terlalu berminyak.
Meski tergolong menu yang familiar, ragam masakan tersebut dinilai tetap menggugah selera dan cocok untuk hari-hari panas ketika banyak orang cenderung kehilangan nafsu makan. Unggahan tentang menu sehari-hari ini pun mendapat sambutan positif, karena dianggap lebih membumi dan relevan dengan rutinitas banyak keluarga.

