BERITA TERKINI
Malaysia Airlines Hadirkan Nasi Lemak hingga Cendol di Penerbangan, Angkat Cita Rasa Kuliner Lokal

Malaysia Airlines Hadirkan Nasi Lemak hingga Cendol di Penerbangan, Angkat Cita Rasa Kuliner Lokal

Mencicipi makanan khas kerap menjadi bagian penting saat berkunjung ke sebuah negara. Melalui kuliner, wisatawan dapat mengenal budaya, tradisi, dan kebiasaan masyarakat setempat. Di Malaysia, ragam hidangan terbentuk dari perpaduan beragam latar budaya, mulai dari Melayu, China, India, Peranakan, hingga masyarakat adat, yang membuat tiap sajian memiliki karakter rasa sekaligus ceritanya sendiri.

Kekayaan kuliner Malaysia juga tampak berbeda di setiap wilayah. Melaka dikenal dengan Nyonya cuisine atau kuliner Peranakan serta asam pedas yang mencerminkan perpaduan budaya Tionghoa dan Melayu. Penang lekat dengan tradisi hawker atau kuliner kaki lima yang menyajikan beragam hidangan dengan pengaruh dari berbagai daerah. Kuala Lumpur menawarkan aneka masakan dari beragam komunitas yang hidup berdampingan di ibu kota. Sementara Langkawi menjadi salah satu tempat untuk menikmati hasil laut segar dalam suasana pulau.

Di Malaysia Timur, yakni Sabah dan Sarawak, kuliner setempat banyak dipengaruhi tradisi masyarakat lokal. Pemanfaatan bahan pangan dan hasil laut turut memperlihatkan warisan kuliner masyarakat adat yang menjadi bagian dari keberagaman Malaysia.

Pengalaman mengenal kuliner Malaysia disebut bisa dimulai bahkan sebelum tiba di tujuan. Malaysia Airlines menghadirkan berbagai hidangan yang terinspirasi dari kekayaan kuliner lokal untuk dinikmati selama penerbangan sebagai pengantar sebelum wisatawan menjelajah makanan di daerah asalnya.

Sebagai maskapai nasional Malaysia, Malaysia Airlines menawarkan layanan penerbangan full-service untuk perjalanan menuju, dari, dan di dalam Malaysia. Melalui layanan Malaysian Hospitality, maskapai ini menghadirkan tradisi, budaya, dan kekayaan kuliner dalam berbagai aspek layanan, termasuk pengalaman bersantap selama penerbangan.

Malaysia Airlines juga menghubungkan Indonesia dengan 16 destinasi di Malaysia, baik di Semenanjung Malaysia maupun Malaysia Timur yang mencakup Sabah dan Sarawak. Destinasi tersebut meliputi Alor Setar, Bintulu, Johor Bahru, Kota Bharu, Kota Kinabalu, Kuala Lumpur, Kuala Terengganu, Kuantan, Kuching, Labuan, Langkawi, Miri, Penang, Sandakan, Sibu, dan Tawau.

Melalui konektivitas tersebut, wisatawan memiliki pilihan untuk menjelajahi berbagai wilayah Malaysia yang memiliki karakter budaya dan kuliner berbeda. Di sisi lain, Malaysia Airlines turut menghadirkan rangkaian menu dalam penerbangan bertajuk Best of Malaysia yang mengangkat warisan kuliner Malaysia dan terinspirasi dari hidangan khas daerah.

Salah satu yang ditawarkan adalah Nasi Lemak Signature yang tersedia sebagai layanan Chef-on-Call. Nasi lemak disebut sebagai hidangan yang lekat dengan identitas kuliner Malaysia dan menghadirkan cita rasa yang akrab bagi masyarakat Asia Tenggara, sehingga penumpang dapat menikmati sajian ikonik tersebut sebelum mendarat.

Nasi Lemak, bersama Cendol Ice Cream, Signature Satay, dan Signature Drink merupakan menu yang selalu tersedia di penerbangan kelas bisnis. Selain itu, terdapat seasonal menu yang menghadirkan pilihan berbeda setiap bulan. Salah satunya Nyonya-Style Ikan Asam Pedas with Steamed Rice yang mengangkat kekayaan kuliner Melaka, berupa hidangan ikan berkuah asam pedas yang disajikan dengan nasi putih. Menu ini tersedia pada penerbangan dan periode tertentu.

Malaysia Airlines juga menyajikan Signature Satay untuk penumpang Business Class. Sate ayam atau sapi yang dipanggang dan disajikan dengan saus kacang ini dihadirkan sebagai bagian dari pengalaman bersantap di udara.

Untuk minuman, penumpang Business Class dapat menikmati Malaysia Airlines Signature Drink, yakni perpaduan kembang sepatu (bunga raya), roselle, leci, dan kelengkeng yang memadukan rasa asam floral dengan manis alami.

Sebagai pelengkap, tersedia Cendol Ice Cream yang memadukan santan, cendol beraroma pandan, serta manisnya gula Melaka sebagai interpretasi hidangan penutup khas Malaysia. Cendol Ice Cream tersedia bagi penumpang Business Class dan Business Suite pada penerbangan tertentu dari Indonesia ke sejumlah destinasi internasional via Kuala Lumpur, termasuk London, Paris, Doha, Sydney, Adelaide, Brisbane, Auckland, Melbourne, Osaka, dan Tokyo.

Melalui pilihan hidangan tersebut, penumpang dapat mencicipi beragam cita rasa yang lekat dengan tradisi kuliner Malaysia. Setiap sajian juga dapat menjadi pengantar untuk mengenal lebih jauh kekayaan kuliner yang menanti saat tiba di destinasi.

Di luar pengalaman di pesawat, Malaysia menawarkan banyak hal untuk dijelajahi, termasuk bagi wisatawan yang pernah berkunjung sebelumnya. Selain berbelanja dan menikmati suasana kota, wisatawan dapat mendatangi wilayah yang berbeda untuk mengenal budaya setempat dan mencicipi ragam kuliner dengan ciri khas masing-masing daerah, mulai dari tradisi Peranakan di Melaka, jajanan kaki lima di Penang, hingga kekayaan kuliner lokal di Sabah dan Sarawak.