BERITA TERKINI
Mahasiswa KKN Universitas Alma Ata Edukasi PHBS dan Gizi Seimbang di SD Kedunguter 1

Mahasiswa KKN Universitas Alma Ata Edukasi PHBS dan Gizi Seimbang di SD Kedunguter 1

Kedunguter, 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Alma Ata dari kelompok KKNT 30 Brebes Kedunguter menggelar kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta gizi seimbang di SD Kedunguter 1. Kegiatan ini ditujukan untuk membiasakan siswa menerapkan pola hidup bersih sekaligus memahami pilihan makanan yang baik bagi tubuh sejak dini.

Dalam sesi PHBS, siswa diajak memahami bahwa kesehatan tidak hanya ditentukan oleh makanan bergizi, tetapi juga oleh kebiasaan sehari-hari. Materi disampaikan melalui contoh sederhana yang dekat dengan aktivitas siswa, seperti menjaga kebersihan tubuh, mencuci tangan, membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan, dan tetap aktif bergerak.

Salah satu kebiasaan yang ditekankan adalah mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Siswa dijelaskan mengenai waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, antara lain sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah melakukan kegiatan yang membuat tangan kotor. Kebiasaan ini dinilai penting karena tangan kerap bersentuhan dengan berbagai benda.

Selain itu, siswa juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Mereka diajak membiasakan diri membuang sampah sesuai tempatnya, menjaga kebersihan kelas, tidak merusak atau mencoret fasilitas sekolah, serta ikut menjaga lingkungan agar tetap nyaman untuk belajar. Kebersihan diri turut menjadi perhatian, mulai dari mandi teratur, menggosok gigi, menjaga kebersihan kuku, hingga menggunakan pakaian yang bersih.

Setelah membahas PHBS, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi gizi seimbang. Para siswa dikenalkan pada pentingnya mengonsumsi makanan beragam karena tubuh membutuhkan berbagai zat gizi untuk mendukung tumbuh kembang, belajar, bermain, dan beraktivitas.

Mahasiswa KKN memberikan contoh bahan pangan yang mudah ditemukan di sekitar siswa, seperti nasi, jagung, kentang, telur, ikan, ayam, tahu, tempe, sayuran, dan buah-buahan. Siswa juga dijelaskan bahwa kebutuhan gizi tidak dapat dipenuhi hanya dari satu jenis makanan. Karena itu, menu harian sebaiknya mencakup sumber karbohidrat, protein, sayur, dan buah.

Dalam materi tersebut, siswa turut diajak lebih bijak saat membeli jajanan di sekolah. Mereka diberi pemahaman untuk memperhatikan kebersihan makanan serta tidak terlalu sering mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula, garam, dan lemak.

Selain aspek makanan, siswa juga diingatkan untuk cukup minum air putih, melakukan aktivitas fisik, dan beristirahat cukup. Bermain dan berolahraga disebut sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat yang membantu tubuh tetap aktif.

Penyampaian materi dilakukan dengan suasana santai dan melibatkan siswa secara langsung melalui diskusi serta tanya jawab terkait kebiasaan mereka sehari-hari. Siswa juga diberi kesempatan menyebutkan makanan bergizi yang mereka sukai dan menceritakan kebiasaan menjaga kebersihan yang sudah dilakukan di rumah maupun di sekolah.

Mahasiswa KKN KKNT 30 Brebes Kedunguter berharap edukasi ini membantu siswa SD Kedunguter 1 semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini. Pengetahuan yang diperoleh di sekolah diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dibawa pulang dan dipraktikkan bersama keluarga, sehingga kebiasaan hidup bersih dan sehat dapat meluas ke lingkungan sekitar.