BERITA TERKINI
Mahasiswa KKN-T Unhas Gelar Edukasi Gerakan Minum Susu Sehat di SDN 4 Arawa untuk Perkuat Literasi Gizi

Mahasiswa KKN-T Unhas Gelar Edukasi Gerakan Minum Susu Sehat di SDN 4 Arawa untuk Perkuat Literasi Gizi

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menggelar edukasi gizi bertajuk “Pengembangan Gerakan Minum Susu Sehat untuk Mendorong Pembiasaan Konsumsi Protein Hewani pada Anak” di SD Negeri 4 Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan ini merupakan program kerja individu dalam pelaksanaan KKN Tematik Inovasi Desa yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi sejak usia dini.

Program tersebut dilatarbelakangi hasil observasi mahasiswa KKN yang menunjukkan persoalan stunting masih menjadi perhatian di Kelurahan Arawa. Selain itu, pengamatan di SD Negeri 4 Arawa memperlihatkan sebagian siswa belum terbiasa mengonsumsi susu maupun sumber protein hewani secara rutin sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan edukasi dikemas secara interaktif. Materi disampaikan menggunakan poster, dilanjutkan sesi tanya jawab dan permainan edukatif, kemudian pelaksanaan Gerakan Minum Susu Sehat. Mahasiswa juga menyerahkan poster kepada pihak sekolah agar dapat digunakan sebagai media pembelajaran secara berkelanjutan.

Penanggung jawab program, Jihan Fadillah Bandang, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pentingnya protein hewani, khususnya susu, dalam mendukung tumbuh kembang sekaligus mencegah stunting.

“Melalui program ini kami ingin mengenalkan kepada anak-anak bahwa susu merupakan salah satu sumber protein hewani yang penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka, sekaligus membantu upaya pencegahan stunting. Harapannya, kebiasaan mengonsumsi susu dan makanan bergizi dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Jihan.

Menurutnya, pembiasaan pola makan sehat perlu dimulai sejak usia sekolah karena anak berada pada masa pertumbuhan yang membutuhkan asupan gizi yang cukup, terutama protein hewani sebagai komponen penting dalam pembentukan jaringan tubuh dan perkembangan otak.

Program ini juga menegaskan bahwa inovasi pembangunan desa tidak selalu identik dengan teknologi yang kompleks. Edukasi sederhana yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dinilai dapat memberi dampak signifikan apabila dilakukan secara berkelanjutan.

Pemanfaatan poster sebagai sarana pembelajaran diharapkan dapat memperkuat literasi gizi di lingkungan sekolah dan menjadi pengingat bagi siswa untuk membiasakan konsumsi makanan bergizi, termasuk susu dan sumber protein hewani lainnya. Mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap pemahaman siswa tentang gizi seimbang semakin meningkat dan kebiasaan hidup sehat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan dukungan media edukasi yang dapat dimanfaatkan guru dalam proses pembelajaran.