BERITA TERKINI
Mahasiswa Hukum Bisnis UPGRIP Kenalkan Inovasi Kuliner Gepops dan Potabomdoze

Mahasiswa Hukum Bisnis UPGRIP Kenalkan Inovasi Kuliner Gepops dan Potabomdoze

Palembang — Mahasiswa Program Studi Hukum Bisnis, Fakultas Hukum, Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) mengembangkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan melalui kegiatan pengembangan serta pemasaran dua produk kuliner inovatif, yakni Gepops dan Potabomdoze. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (4/11/2026) pukul 09.40 WIB, bertepatan dengan perkuliahan mata kuliah Kewirausahaan.

Kegiatan tersebut diketuai oleh Niken Ayu Amelia bersama tim mahasiswa. Melalui praktik langsung, mahasiswa menghadirkan produk berbahan dasar sederhana yang diolah menjadi makanan bernilai jual.

Gepops merupakan olahan ayam fillet yang dibalut tepung dan disajikan dengan sambal bawang racikan sendiri. Sementara Potabomdoze dibuat dari kentang berbentuk bola dengan beragam varian isian, antara lain rendang, bawang, keju, sosis, dan cabai.

Kedua produk ditawarkan dengan harga Rp15.000 per porsi. Pemasaran dilakukan secara langsung kepada konsumen di lingkungan Universitas PGRI Palembang sebagai langkah awal memperkenalkan produk sekaligus menarik minat pembeli.

Melalui kegiatan kewirausahaan ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman praktis dalam mengelola usaha, mulai dari menentukan konsep produk, memilih bahan baku, menjalankan proses produksi, menetapkan harga jual, hingga menyusun strategi pemasaran.

Selain berorientasi pada penjualan, kegiatan ini juga menjadi sarana pengembangan kreativitas, kemampuan komunikasi, tanggung jawab, serta kerja sama tim. Mahasiswa berkesempatan memahami proses menjalankan usaha dari tahap persiapan hingga memasarkan produk kepada konsumen.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Hukum Bisnis Fakultas Hukum UPGRIP diharapkan tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan jiwa kewirausahaan. Inovasi Gepops dan Potabomdoze disebut menjadi salah satu upaya mahasiswa menciptakan produk kuliner kreatif, terjangkau, dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut.