Gunung Sindur, 11 September 2025 — Lapas Narkotika Gunung Sindur terus meningkatkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui inovasi pengolahan sisa bahan makanan dari dapur lapas. Sisa bahan makanan tersebut dimanfaatkan untuk budidaya maggot yang kemudian digunakan sebagai pakan bebek.
Program yang dijalankan Seksi Kegiatan Kerja ini dinilai mampu menciptakan nilai baru dari bahan yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah. Selain itu, langkah tersebut juga diarahkan untuk mengurangi potensi limbah sekaligus menjaga kebersihan area dapur.
Kepala Lapas (Kalapas) menyampaikan bahwa pengolahan sisa bahan makanan menjadi maggot dilakukan secara berkesinambungan. Menurutnya, kegiatan ini juga memberikan pengetahuan praktis kepada warga binaan terkait budidaya pakan alternatif yang ramah lingkungan.
Pelaksanaan program ini disebut selaras dengan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Di sisi lain, kegiatan tersebut turut mendukung keberlanjutan sektor peternakan yang sedang dikembangkan di lapas.
Melalui inisiatif ini, Lapas Narkotika Gunung Sindur menegaskan perannya dalam mendukung kebijakan nasional di bidang pemasyarakatan dengan menghadirkan inovasi yang bermanfaat.

