Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan, Mulyadi, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru, Selasa (19/5). Kunjungan ini dilakukan untuk monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas, sekaligus meninjau layanan dapur sehat bagi warga binaan.
Dalam kunjungan tersebut, Mulyadi didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru Doni Handriansyah beserta jajaran pejabat struktural. Peninjauan difokuskan pada area dapur sehat, meliputi kebersihan lingkungan, proses pengolahan bahan makanan, penyimpanan bahan baku, hingga penyajian makanan bagi warga binaan.
Rombongan juga meninjau sejumlah fasilitas lain di lingkungan Lapas Kotabaru, antara lain dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), klinik, rumah produksi, dan galeri hasil karya warga binaan. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan program berjalan optimal serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan.
Mulyadi turut mengecek menu makanan yang disiapkan pada hari itu. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan komposisi makanan memenuhi standar gizi seimbang, kebersihan, dan kelayakan konsumsi. Menu yang disajikan terdiri dari nasi, lauk utama, sayur, buah, serta pelengkap yang diolah sesuai standar kesehatan dan kebersihan.
“Dapur sehat harus benar-benar menjadi perhatian. Tidak hanya bersih dan higienis, tetapi juga memastikan makanan yang diberikan memenuhi unsur gizi yang baik bagi warga binaan,” tegas Mulyadi.
Dalam kesempatan yang sama, pihak Lapas Kotabaru menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan fungsi serta implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 yang telah dijalankan. Berbagai program pembinaan kemandirian, ketahanan pangan, penguatan keamanan, hingga pengembangan hasil karya warga binaan turut dipaparkan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru Doni Handriansyah menegaskan pemenuhan kebutuhan makan yang sehat dan layak merupakan bagian dari pelayanan dasar yang terus dijaga kualitasnya. “Kami memastikan proses pengolahan makanan dilakukan secara bersih dan higienis, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga distribusi. Kualitas menu dan kecukupan gizi juga menjadi perhatian utama kami,” ujarnya.
Doni menambahkan, kunjungan serta arahan dari Kakanwil menjadi motivasi bagi jajaran Lapas untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan, termasuk menjaga komitmen menciptakan lingkungan lapas yang bersih dari handphone ilegal dan narkoba.
Mulyadi juga mengapresiasi upaya dan progres yang dilakukan jajaran Lapas Kotabaru dalam peningkatan layanan pemasyarakatan. “Saya mengapresiasi progres pembangunan dan pelaksanaan program di Lapas Kotabaru. Komitmen zero handphone dan narkoba harus terus dijaga secara konsisten sebagai bagian dari penguatan integritas pemasyarakatan,” katanya.

