Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat dilaporkan semakin tebal dalam beberapa hari terakhir. Debu dan partikel halus mulai beterbangan dan memasuki kawasan permukiman warga di Meulaboh dan sekitarnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat puluhan titik api (hotspot) di wilayah tersebut, dengan intensitas kebakaran sedang hingga tinggi pada Minggu (25/1/2026).
Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat terhadap risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan gangguan pernapasan lainnya, terutama pada anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki penyakit paru atau jantung. Tenaga kesehatan mengingatkan masyarakat untuk melakukan langkah pencegahan agar paparan asap dapat diminimalkan.
Berikut sejumlah saran yang dapat dilakukan warga selama kualitas udara memburuk:
Batasi aktivitas di luar ruangan. Kurangi kegiatan di luar rumah semaksimal mungkin karena semakin lama berada di luar, semakin banyak partikel halus yang berpotensi terhirup ke paru-paru.
Tetap di dalam rumah dengan ventilasi tertutup. Pastikan pintu dan jendela tertutup rapat untuk mengurangi asap masuk. Jika diperlukan, celah pintu dapat ditutup menggunakan handuk atau kain guna mengurangi kebocoran udara.
Gunakan masker yang tepat. Masker biasa atau kain dinilai tidak efektif menahan partikel halus. Jika harus keluar rumah, disarankan menggunakan masker respirator N95 atau FFP2 dan memastikan pemakaiannya rapat di wajah.
Manfaatkan penyaring udara. Bila tersedia, alat penyaring udara (air purifier) dengan filter HEPA dapat membantu membersihkan udara di dalam rumah dari partikel polutan.
Jaga hidrasi dan pola makan. Minum air putih yang cukup membantu menjaga saluran pernapasan tetap lembap dan mengurangi iritasi. Asupan makanan sehat juga dianjurkan untuk mendukung daya tahan tubuh.
Waspadai gejala ISPA. Warga diminta segera mencari bantuan medis jika mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, nyeri dada, atau mata dan tenggorokan terasa sangat perih. Bagi warga dengan kondisi medis kronis, konsultasi lebih awal dengan dokter disarankan.
Perhatikan kelompok rentan. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan gangguan jantung atau paru disebut lebih rentan terhadap dampak asap. Kelompok ini dianjurkan lebih ketat menjaga diri dan tetap berada di ruangan yang bersih.
Dengan kondisi asap yang masih berpotensi memburuk, masyarakat di Meulaboh dan sekitarnya diminta tetap tenang, menjaga kesehatan, serta mengikuti anjuran pihak berwenang dan tenaga medis untuk menekan risiko ISPA.

