BERITA TERKINI
Jelang Ramadan, Harga Bumbu Dapur di Pasar Kroya Cilacap Naik, Cabai Rawit Merah Capai Rp80 Ribu per Kg

Jelang Ramadan, Harga Bumbu Dapur di Pasar Kroya Cilacap Naik, Cabai Rawit Merah Capai Rp80 Ribu per Kg

CILACAP — Menjelang Ramadan, harga sejumlah bumbu dapur di pasar tradisional Kabupaten Cilacap mengalami lonjakan signifikan. Kenaikan ini mulai dirasakan masyarakat sejak sekitar sepekan terakhir.

Di Pasar Tradisional Kroya, kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah. Komoditas tersebut kini dijual sekitar Rp80 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp60 ribu per kilogram.

Selain itu, cabai merah besar juga mengalami kenaikan harga. Jika pekan lalu masih berada di kisaran Rp28 ribuan per kilogram, kini naik menjadi sekitar Rp40 ribu per kilogram.

Harga bawang merah turut merangkak naik dari Rp36 ribu per kilogram menjadi Rp40 ribu per kilogram menjelang masuknya bulan puasa.

Salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar Tradisional Kroya, Rafli, mengatakan kenaikan harga mulai terasa seiring meningkatnya permintaan menjelang Ramadan. “Cabai rawit merah sekarang sudah Rp80 ribu, sebelumnya masih Rp60 ribu, cabai merah besar juga naik cukup tajam,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).

Rafli menilai lonjakan harga dipicu meningkatnya kebutuhan masyarakat yang mulai menyiapkan bahan masakan untuk Ramadan. Ia juga menyebut pasokan dari pemasok terkadang tidak stabil sehingga harga ikut terdorong naik. “Biasanya mendekati puasa memang ramai, stok dari pemasok juga kadang tidak stabil jadi harga ikut naik,” katanya.

Kenaikan harga bumbu dapur ini dikeluhkan pembeli karena berdampak langsung pada pengeluaran harian rumah tangga. Seorang pembeli, Nurhayati, mengaku harus mengurangi belanja akibat harga bumbu yang terus naik. “Sekarang belanja harus pintar-pintar, cabai rawit mahal sekali padahal kebutuhan utama buat masak,” ucapnya.

Nurhayati berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan pokok agar tidak semakin membebani masyarakat menjelang Ramadan.