BERITA TERKINI
Jakarta Masuk Tiga Besar Kota dengan Street Food Terbaik Dunia 2026 Versi Time Out

Jakarta Masuk Tiga Besar Kota dengan Street Food Terbaik Dunia 2026 Versi Time Out

Jakarta masuk dalam daftar tiga besar kota dengan street food terbaik di dunia pada 2026 berdasarkan pemeringkatan yang dirilis Time Out. Dalam survei terhadap sekitar 24.000 warga kota di berbagai negara, Jakarta meraih tingkat persetujuan 59 persen dan menempati posisi ketiga bersama Taipei, Taiwan.

Peringkat teratas ditempati Ho Chi Minh City, Vietnam, dengan skor 63 persen. Kota ini dikenal memiliki budaya kuliner kaki lima yang kuat, dengan ragam hidangan seperti pho dan banh mi yang mudah ditemukan di pasar, gang, hingga kedai-kedai kecil.

Posisi kedua diraih Kuala Lumpur, Malaysia, dengan skor 62 persen. Salah satu kawasan yang disorot adalah Jalan Alor, destinasi populer street food yang menawarkan pilihan menu seperti sate bakar, ikan bakar, hingga char kway teow yang umumnya dimasak dengan api besar.

Time Out, dalam artikel yang diterbitkan pada 30 Juli 2026, menyoroti keragaman street food Jakarta yang sudah lama menjadi bagian dari keseharian warganya. Disebutkan, warung-warung pinggir jalan menjadi tempat masyarakat menikmati menu seperti nasi goreng pedas dan gado-gado dengan saus kacang. Hidangan lain seperti sate, ketoprak, dan soto juga disebut mudah dijumpai di berbagai sudut ibu kota.

Di bawah Jakarta, Taipei berada di peringkat keempat dengan skor yang sama, 59 persen. Kota ini dikenal dengan pasar malamnya yang ramai, termasuk Shilin Night Market, yang menawarkan aneka kudapan seperti oyster omelette dan stinky tofu.

Mexico City, Meksiko, dan Manila, Filipina, menyusul di peringkat kelima dan keenam dengan skor 58 persen. Mexico City disebut dikenal lewat taco al pastor, sementara Manila menawarkan beragam street food lokal dengan harga terjangkau yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Peringkat ketujuh ditempati Hanoi, Vietnam, dengan skor 57 persen. Johannesburg, Afrika Selatan, dan Bangkok, Thailand, berada di posisi berikutnya dengan skor 56 persen. Sementara itu, Mumbai, India, melengkapi 10 besar dengan skor 55 persen berkat ragam street food seperti vada pav dan pav bhaji.

Masuknya Jakarta dalam tiga besar dinilai mencerminkan daya tarik street food Indonesia di mata global. Keragaman menu, cita rasa yang khas, harga yang relatif terjangkau, serta keberadaan warung dan pedagang kaki lima yang tersebar luas menjadi bagian dari pengalaman kuliner yang membuat street food Jakarta kian dikenal.