Harga cabai rawit atau rica di Pasar Wosi, Manokwari, Papua Barat, dilaporkan turun dari sebelumnya mencapai Rp 200.000 menjadi Rp 120.000 hingga Rp 130.000 per kilogram (kg). Penurunan ini terjadi seiring bertambahnya pasokan cabai rawit yang masuk ke pasar pada Selasa (27/10/2026).
Salah seorang pedagang, Hurima, mengatakan harga cabai rawit sempat melonjak hingga Rp 200.000 per kg sekitar sebulan lalu. Kenaikan itu, menurutnya, dipicu terbatasnya pasokan di pasaran.
Hurima menjelaskan, musim kemarau turut memengaruhi ketersediaan cabai rawit, sehingga harga jualnya meningkat. “Beberapa bulan lalu musim kemarau, sehingga ketersediaan cabai juga sedikit dan harganya ikut naik,” ujarnya saat ditemui di sela aktivitas jual beli di Pasar Wosi.
Ia menambahkan, cabai rawit merupakan salah satu kebutuhan dapur yang banyak dicari masyarakat, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun kebutuhan usaha kuliner. Dengan pasokan yang kini bertambah, harga cabai rawit berangsur turun ke kisaran Rp 120.000 hingga Rp 130.000 per kg, meski masih dinilai tinggi bagi sebagian warga.
Sementara itu, harga sejumlah komoditas bumbu dapur lainnya di Pasar Wosi relatif lebih rendah. Bawang merah dijual sekitar Rp 55.000 per kg, bawang putih Rp 50.000 per kg, dan tomat Rp 20.000 per kg.
Hurima berharap pasokan cabai rawit tetap tersedia agar harga dapat terus terkendali dan lebih terjangkau bagi masyarakat.