Gerobak Padang (GADANG), brand kuliner Minangkabau yang dikembangkan PT Rajo Gadang Nusantara di bawah naungan GA Group, memperluas kehadirannya ke tiga kota melalui rangkaian grand opening sepanjang Oktober 2026. Ekspansi ini dilakukan di Bali, Bandung, dan Surabaya.
GADANG mengusung semangat “Raso Nan Mambao Pulang” dengan menghadirkan kuliner Padang melalui konsep gerobak yang praktis dan modern. Selain menawarkan sajian bercita rasa Minangkabau, konsep tersebut juga membawa nilai budaya Minangkabau ke tengah masyarakat di berbagai daerah.
Rangkaian grand opening dijadwalkan dimulai di Bali pada 22 Oktober 2026, berlanjut di Bandung pada 25 Oktober 2026, dan ditutup di Surabaya pada 28 Oktober 2026. Menurut keterangan perusahaan, langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap cita rasa Minangkabau sekaligus membuka peluang pengembangan usaha kuliner melalui sistem kemitraan.
Berbeda dari pembukaan gerai kuliner pada umumnya, GADANG menyertakan unsur budaya Minangkabau dalam setiap perayaan grand opening. Penampilan tarian tradisional, busana bernuansa adat, serta keterlibatan komunitas Minangkabau setempat disebut menjadi bentuk penghormatan terhadap tradisi yang menjadi akar identitas brand tersebut.
Di Bali, grand opening pada 22 Oktober 2026 melibatkan Persatuan Keluarga Minang Sakato Denpasar. Kolaborasi ini disebut menghadirkan semangat kebersamaan masyarakat Minangkabau di tanah perantauan.
Agenda kemudian berlanjut ke Bandung pada 25 Oktober 2026 melalui kolaborasi dengan Muda Mudi Minang Gonjong Limo Bandung. Keterlibatan generasi muda dinilai menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya Minangkabau agar tetap dikenal dan relevan bagi masyarakat luas.
Sementara itu, rangkaian grand opening akan ditutup di Surabaya pada 28 Oktober 2026 dengan menggandeng Yayasan Gebu Minang Surabaya. Kehadiran komunitas Minangkabau di ketiga kota tersebut memperkuat pesan bahwa ekspansi bisnis kuliner dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya dan identitas daerah.
GADANG menyatakan konsep gerobak dipilih untuk menghadirkan cita rasa autentik Minangkabau melalui model bisnis yang fleksibel dan dekat dengan kebutuhan masyarakat modern. Melalui pendekatan penyajian yang praktis, GADANG berupaya membawa kuliner Padang lebih dekat ke berbagai lingkungan masyarakat.
Bagi GADANG, kuliner tidak hanya soal makanan, tetapi juga pengalaman, tradisi, dan kenangan terhadap kampung halaman. Nilai tersebut, menurut perusahaan, tercermin dalam semangat “Raso Nan Mambao Pulang” yang menjadi identitas perjalanan brand ini.
Selain memperluas jangkauan, GADANG juga mengembangkan bisnisnya melalui sistem kemitraan. Skema ini ditujukan untuk membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin terlibat dalam usaha kuliner Nusantara.