Festival Soto Tamanwinangun digelar di Pasar Banaran, Kabupaten Kebumen, sebagai ajang promosi kuliner khas daerah sekaligus upaya mendorong perekonomian pedagang lokal. Dalam kegiatan ini, panitia membagikan 1.000 porsi Soto Tamanwinangun secara gratis kepada masyarakat.
Soto Tamanwinangun dikenal sebagai kuliner khas Kebumen yang berkembang sejak era 1960-an. Keberadaannya disebut tidak lepas dari peran lima pedagang perintis yang dikenal sebagai Pandawa Lima, yakni Mbah Munawar, Mbah Sojali, Mbah Sahudi, Mbah Madchusen, dan Mbah Jamil.
Salah satu ciri khas soto ini adalah cita rasa gurih dengan tambahan tumbukan kacang tanah, yang membuatnya memiliki karakter berbeda dibanding soto pada umumnya.
Ketua Karang Taruna Tamanwinangun, Syaipul Anas, menyampaikan harapan agar festival ini dapat memperluas pengenalan Soto Tamanwinangun sekaligus menarik lebih banyak pengunjung. Dengan meningkatnya kunjungan, ia berharap terbuka peluang pasar yang lebih luas bagi pedagang setempat.
Anggota DPRD Jawa Tengah, Faiz Alauddien Reza Mardhika, menilai Soto Tamanwinangun berpotensi diperkenalkan kepada pengunjung dari mancanegara. Ia menyoroti rencana Kebumen menjadi tuan rumah agenda konferensi ilmu bumi pada awal 2027, yang dinilai dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan kuliner lokal kepada tamu dari berbagai daerah maupun negara.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani berharap promosi kuliner khas daerah dapat berdampak nyata pada peningkatan pendapatan masyarakat, terutama pelaku usaha kuliner. “Dari semangkuk soto, ada usaha warga yang bergerak, pedagang yang memperoleh penghasilan, dan ekonomi masyarakat yang tumbuh,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).
Selain pembagian soto gratis, festival ini juga dimeriahkan pertunjukan kesenian Jamjaneng serta pentas siswa SLB Negeri Tamanwinangun dan SMPN 4 Kebumen.
Melalui kegiatan tersebut, Soto Tamanwinangun diharapkan tidak hanya bertahan sebagai warisan kuliner sejak 1960-an, tetapi juga berkembang menjadi salah satu daya tarik wisata kuliner Kabupaten Kebumen yang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat.