BERITA TERKINI
Festival Pesisir Nusantara 2026 di Kuala Samboja Catat Transaksi Rp148,2 Juta

Festival Pesisir Nusantara 2026 di Kuala Samboja Catat Transaksi Rp148,2 Juta

TENGGARONG — Festival Pesta Laut Pesisir Nusantara 2026 yang digelar di Kuala Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), disebut tidak hanya menjadi ruang pelestarian seni dan budaya pesisir, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Selama pelaksanaan kegiatan, total transaksi dari sektor kuliner, parkir, dan penginapan diperkirakan mencapai Rp148,2 juta.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Zikri Umulda, menyampaikan penyelenggaraan festival tersebut didukung anggaran sebesar Rp1,5 miliar. Ia menilai keberhasilan festival tidak semata diukur dari jumlah pengunjung, melainkan juga dari dampaknya terhadap aktivitas ekonomi warga, keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta keberlanjutan seni dan budaya pesisir.

Berdasarkan data yang dihimpun, sektor kuliner mencatat estimasi transaksi sebesar Rp120,9 juta. Sementara itu, pendapatan dari sektor parkir mencapai Rp6,5 juta dan sektor penginapan sebesar Rp20,8 juta. Jika dijumlahkan, total transaksi dari ketiga sektor tersebut diperkirakan mencapai Rp148,2 juta.

“Keberhasilan penyelenggaraan Festival Pesta Laut Pesisir Nusantara tidak hanya dilihat dari jumlah pengunjung, tetapi juga melalui peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, partisipasi pelaku UMKM dan subsektor kuliner lokal, pelestarian seni dan budaya pesisir, efektivitas promosi destinasi pariwisata, serta tingkat kepuasan pengunjung dan peserta,” ujar Zikri pada Sabtu (23/10/2026).

Ia berharap indikator-indikator tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival pada masa mendatang, sekaligus memperkuat kontribusi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terhadap perekonomian lokal.

Sementara itu, Lurah Kuala Samboja, Muhammad Saleh, mengatakan pelaksanaan Festival Pesta Laut Pesisir Nusantara 2026 dapat terlaksana berkat dukungan dan kerja sama berbagai pihak, mulai dari panitia, pemangku adat, hingga pemerintah kelurahan. Ia juga mengapresiasi dukungan Dispar Kukar dalam membantu penyelenggaraan agenda tahunan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tahunan di Samboja. Harapan kami, ke depan festival ini dapat dilaksanakan dengan lebih meriah lagi,” ujar Saleh.

Melalui festival tersebut, pemerintah setempat berharap potensi wisata pesisir Kuala Samboja semakin dikenal luas, sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM dan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan melalui kegiatan pariwisata berbasis budaya lokal.