Archipelago Hotels menghadirkan program kuliner bertajuk “Archipelago Korean Street Food Festival – 60 Seconds to Seoul” di Yogyakarta pada 12 Mei 2026. Acara ini merupakan bagian dari Archipelago Global Flavours Series, kampanye kuliner yang mengangkat ragam street food dari berbagai negara, dengan Korea sebagai tema edisi kali ini.
Festival ini disebut sebagai offline event kedua yang diselenggarakan Archipelago Hotels. Konsepnya terinspirasi dari dinamika street food di Seoul yang praktis dan serba cepat, dengan penekanan pada penyajian singkat, cita rasa autentik, serta interaksi langsung melalui live cooking.
“Sebagai bagian dari Archipelago Global Flavours Series, kami terus menghadirkan ‘60 Seconds to Seoul’ melalui Korean Street Food Festival di Royal Malioboro, berkolaborasi dengan sepuluh properti Archipelago Hotels di Yogyakarta dan Solo. Konsep pop-up kuliner ini menghadirkan cita rasa autentik dan semarak budaya street food khas Seoul untuk seluruh tamu kami, sekaligus mencerminkan komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman kuliner dan hospitality yang berkesan,” ujar CEO Archipelago Hotels, John Flood.
Live cooking menjadi salah satu daya tarik utama festival. Pengunjung dapat melihat proses penyajian makanan secara langsung, sejalan dengan konsep street food Korea yang mengutamakan kecepatan dan pengalaman yang interaktif.
Sejumlah menu populer Korea dihadirkan, mulai dari tteokbokki, Korean fried chicken, Korean BBQ, hingga berbagai hidangan berbasis kimchi. Selain itu, tersedia menu fusion seperti Korean burger, corndog mozzarella, dakgangjeong, dan kimchi fried rice yang disiapkan oleh para chef dari berbagai unit Archipelago Hotels.
Lebih dari delapan stall live cooking turut berpartisipasi dengan ragam menu, dari street snack seperti odeng, dakkochi, dan twigim, hingga hidangan utama seperti galbitang, jjampong, dan Korean grilled beef.
Untuk minuman, festival ini menawarkan beberapa racikan khas, antara lain Omija Cooler (omija syrup, stroberi, lime, dan tonic water), Seoul Milky Mango (mango syrup, susu probiotik mangga, dan soda), Fruity Herbs Korean (omija syrup, ginger syrup, jus jeruk, infused herbs, dan citrus), serta Sparkling Yuzu Honey dengan sentuhan citrus.
Deretan dessert juga disiapkan, mulai dari mango sago pudding, tiramisu, raspberry mousse, hingga aneka pastry dan tart premium. Sejumlah pilihan dengan sentuhan lokal turut tersedia, seperti es teler dan es cendol nangka. Festival ini juga menampilkan Butter Tteok serta berbagai kimchi-based dishes.
Acara diselenggarakan di Royal Malioboro. Yogyakarta dipilih karena dinilai memiliki ekosistem kreatif yang kuat, komunitas yang aktif, serta minat tinggi terhadap event berbasis budaya dan lifestyle.
Selain Royal Malioboro by Aston, kegiatan ini melibatkan jaringan hotel Archipelago Hotels di Yogyakarta dan Solo, yaitu Hotel Neo Malioboro, Aston Gejayan Yogyakarta Hotel & Conference Center, The Alana Hotel & Conference Center – Malioboro, The Alana Hotel & Convention Center – Yogyakarta, fave hotel Malioboro Yogyakarta, Aston Solo Hotel, fave hotel Solo Baru, fave hotel Manahan – Solo, dan Harper Malioboro Yogyakarta.
Rangkaian acara juga dilengkapi aktivitas interaktif, seperti penampilan tari K-Pop, kuis, doorprize, dan kompetisi kostum. Pengunjung dapat mengikuti noraebang (karaoke Korea), random play dance, serta memanfaatkan photo spot yang disediakan. Selain itu, terdapat fun cooking challenge bersama Corporate Pastry Chef Archipelago Hotels, Risman Sukmawan.
Di luar format festival, program “60 Seconds to Seoul” juga tersedia melalui jaringan Archipelago Hotels di seluruh Indonesia hingga Juni 2026. Menu dapat diakses melalui layanan dine-in, room service, serta delivery platform seperti GoFood dan GrabFood, sehingga dapat dinikmati tamu hotel maupun masyarakat umum.

