BERITA TERKINI
Festival Esensi Kuliner Vietnam Utara 2026 Digelar di Tuyen Quang, Usung Konektivitas Pariwisata

Festival Esensi Kuliner Vietnam Utara 2026 Digelar di Tuyen Quang, Usung Konektivitas Pariwisata

Kuliner dinilai tidak hanya merepresentasikan identitas budaya, tetapi juga dapat menjadi sumber daya untuk mendorong pengembangan pariwisata. Gagasan itu menjadi salah satu landasan penyelenggaraan Festival “Esensi Kuliner Vietnam Utara” 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 25–29 November di Lapangan 26/3, Kelurahan Ha Giang 1, Provinsi Tuyen Quang.

Festival mengusung tema “Pertukaran dan koneksi klaster pariwisata di Vietnam Utara”. Kegiatan ini diketuai Asosiasi Pariwisata Provinsi Tuyen Quang dan dikoordinasikan bersama Komite Rakyat Kelurahan Ha Giang 1 serta unit terkait.

Penyelenggara menargetkan kehadiran hampir 100 stan dengan partisipasi dari 19 daerah yang tergabung dalam Klaster Asosiasi Pariwisata Provinsi Utara, mulai dari Quang Tri ke utara. Melalui agenda ini, festival diharapkan menampilkan kekhasan budaya kuliner lokal sekaligus membuka peluang jejaring bisnis, mempromosikan spesialisasi daerah, dan mendukung pengembangan pariwisata.

Festival bertujuan menghormati nilai kuliner tradisional dan memperkenalkan produk khas yang terkait dengan budaya, adat istiadat, serta kehidupan masyarakat di tiap daerah. Dalam konsep tersebut, kuliner diposisikan sebagai produk budaya sekaligus jembatan promosi destinasi, yang diharapkan dapat memperkaya pengalaman wisata dan meningkatkan daya tarik program pariwisata.

Sejumlah kegiatan direncanakan dalam rangkaian acara, termasuk pameran, pengenalan, dan penjualan produk kuliner, makanan khas daerah, serta produk OCOP. Penyelenggara menyebutkan, format ini disiapkan sebagai ruang bagi daerah dan pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat dan wisatawan.

Pengunjung juga dijadwalkan dapat menyaksikan proses persiapan makanan dan mencicipi hidangan secara langsung, sekaligus mempelajari pemilihan bahan, metode memasak, dan cerita budaya yang melekat pada tiap sajian. Selain itu, program pertukaran budaya dan seni serta kompetisi kuliner turut direncanakan untuk menambah ragam pengalaman di festival.

Penyelenggara juga berencana mengundang para ahli dan perwakilan Organisasi Rekor Vietnam untuk berpartisipasi meneliti dan memeriksa produk kuliner unik. Langkah ini diarahkan untuk membantu identifikasi dan promosi nilai kuliner yang dianggap khas.

Salah satu target festival adalah memperkuat hubungan antara fasilitas produksi dan pengolahan makanan dengan bisnis pariwisata. Melalui demonstrasi dan presentasi produk, agen perjalanan diharapkan dapat mengenali langsung hidangan, menemukan fasilitas produksi dan pengolahan, serta mengembangkan program yang membawa wisatawan berkunjung dan menikmati kuliner setempat.

Upacara penghargaan dan seminar tentang wisata kuliner dijadwalkan berlangsung pada 27 November sebagai bagian dari rangkaian acara. Forum ini diproyeksikan menjadi ajang pertukaran informasi bagi pemasok, penyedia layanan, dan agen perjalanan, termasuk untuk menjajaki peluang kerja sama serta mengintegrasikan nilai kuliner ke dalam rute, destinasi, dan program pariwisata.

Melalui Festival “Esensi Kuliner Vietnam Utara” 2026, Provinsi Tuyen Quang berharap dapat memperkuat konektivitas pariwisata antar daerah di wilayah utara, mempromosikan nilai budaya kuliner, serta mendorong promosi produk khas. Penyelenggara juga menilai kegiatan ini dapat memperluas ruang pertukaran, promosi perdagangan, dan koneksi pasar, sekaligus meningkatkan peran kuliner dalam pengembangan pariwisata lokal maupun antarwilayah.