Fenomena fear of missing out (FOMO) kian terasa di era media sosial. Banyak orang merasa perlu mengikuti tren yang sedang viral agar tidak dianggap ketinggalan oleh lingkungan pertemanan maupun warganet.
Tekanan untuk selalu mengikuti arus percakapan dan konten populer membuat sebagian pengguna media sosial merasa harus terlibat, mulai dari mencoba tantangan tertentu hingga mengunggah konten serupa. Dalam situasi ini, sesuatu yang viral kerap dipersepsikan sebagai hal yang wajib diikuti, meski belum tentu sesuai kebutuhan atau bernilai positif.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa viralitas tidak selalu sejalan dengan kualitas. Karena itu, penting bagi pengguna untuk lebih selektif dalam menyikapi tren, memahami alasan di balik keinginan ikut serta, dan menyadari bahwa tidak semua hal yang ramai dibicarakan perlu diikuti.

