BERITA TERKINI
Dina Nur Fathina Konsisten Ulas Kuliner Lokal, Pelopor Food Blogger di Cianjur Sejak 2016

Dina Nur Fathina Konsisten Ulas Kuliner Lokal, Pelopor Food Blogger di Cianjur Sejak 2016

CIANJUR — Perjalanan industri kreatif di daerah kerap berangkat dari langkah kecil yang dijalankan secara konsisten. Di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Dina Nur Fathina menjadi salah satu contoh lewat kiprahnya mengulas kuliner lokal sejak 2016.

Dina Nur Fathina, S.Par (36), kelahiran Cianjur dan lulusan sarjana pariwisata, dikenal sebagai pionir kreator konten kuliner di wilayah tersebut. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dan mulai dikenal luas setelah secara rutin membagikan rekomendasi tempat makan.

Menurut Dina, langkah awalnya bermula dari hobi mencicipi ragam sajian dan bepergian. Saat aktif mengunggah foto makanan di akun pribadi, ia melihat belum ada platform yang secara khusus mengulas kuliner Cianjur secara profesional dan objektif. Terinspirasi oleh geliat food blogger di kota-kota besar seperti Bandung, Dina kemudian mendirikan akun Instagram @cjrfoodnote pada Januari 2016.

Keputusan itu menempatkannya sebagai food blogger pertama yang konsisten menyajikan rekomendasi kuliner di Cianjur. Namun, pada masa awal, ia menghadapi tantangan dalam mengedukasi masyarakat dan pelaku UMKM. Sejumlah pihak sempat mengira @cjrfoodnote merupakan akun milik restoran tertentu.

Dina berupaya menjelaskan bahwa CJRFoodnote hadir sebagai media berbagi informasi dan rekomendasi kuliner untuk membantu masyarakat menemukan pilihan tempat makan, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk lebih dikenal. Seiring waktu, akun tersebut berkembang menjadi ruang informasi yang menghubungkan konsumen dengan pelaku usaha melalui konten berbasis pengalaman.

Dalam praktik kerja sama dan endorsement, Dina menyebut tujuan awalnya adalah membangun kesadaran merek agar potensi usaha lokal dapat dikenalkan ke khalayak yang lebih luas. Ia juga menyoroti keterbatasan fitur Instagram pada periode awal, ketika format video reel belum tersedia, sehingga konten sangat bergantung pada tulisan penjelasan yang detail. Di sisi lain, literasi membaca warganet disebut masih menjadi tantangan tersendiri.

Hingga kini, lebih dari 5.000 konten telah diunggah melalui cjrfoodnote dan hargamenucianjur. Dampaknya turut terlihat melalui tagar #garagaracjrfoodnote yang digunakan untuk membantu konsumen menemukan pilihan kuliner sekaligus mengangkat usaha lokal.

Dina menegaskan integritas ulasan tetap dijaga dengan bersikap selektif dalam memilih bentuk kerja sama yang dinilai sesuai dengan karakter akun dan profil pengikut. Pengelolaan cjrfoodnote juga dilakukan secara kolaboratif, dengan Dina sebagai pendiri sekaligus pengelola akun, didampingi suaminya yang menangani hubungan masyarakat serta videografi.

Untuk menjaga variasi konten, mereka menghadirkan program kontributor yang mendukung dua konten kreator pemula. Selain itu, beberapa seri khusus juga rutin dibuat, seperti perburuan mi ayam hingga pencarian es kopi susu.

Ke depan, Dina menyampaikan harapannya untuk menggelar festival kuliner sebagai perayaan perjalanan yang telah ditempuh, sekaligus berharap industri kuliner Cianjur dapat terus berkembang secara berkelanjutan.