Tanjungpinang — Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Dewi Kumalasari Ansar menilai kuliner lokal memiliki potensi besar untuk memperkuat sektor pariwisata daerah. Selain menjadi bagian dari kekayaan budaya, ragam makanan khas dinilai dapat menarik wisatawan sekaligus membuka peluang usaha dan memperluas pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pernyataan tersebut disampaikan Dewi saat membuka Wonderfood Kepri Fest 2026 Vol. 2.0 di kawasan Rimba Jaya, Kota Tanjungpinang, Rabu (21/10/2026). Festival ini digelar pada 21–25 Oktober 2026 dengan menghadirkan ratusan tenant UMKM yang menawarkan beragam pilihan kuliner, mulai dari makanan khas Kepri, jajanan populer, hingga sajian live cooking.
Dewi mengapresiasi penyelenggaraan Wonderfood Kepri Fest 2026 dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia serta Dinas Pariwisata Provinsi Kepri atas dukungan terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, kekayaan kuliner Kepri—termasuk ragam makanan bercita rasa Melayu dan olahan hasil laut—perlu terus dipromosikan agar semakin dikenal masyarakat luas, termasuk wisatawan.
“Pariwisata tidak hanya berbicara tentang keindahan alam dan destinasi wisata. Pariwisata juga berbicara tentang pengalaman, cita rasa, keramahan masyarakat, dan keunikan produk lokal yang mampu meninggalkan kesan bagi setiap pengunjung,” kata Dewi.
Ia juga menyoroti pemanfaatan media digital sebagai peluang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk dan menjangkau pasar yang lebih luas. Melalui media sosial, kuliner lokal dapat dipromosikan kepada masyarakat lintas daerah, termasuk calon wisatawan dari luar Kepri.
Dalam konteks itu, Wonderfood Kepri yang bergerak sebagai kreator konten dan food blogger dinilai memiliki peran strategis untuk membantu memperkenalkan produk UMKM melalui konten digital yang menarik dan mudah menjangkau masyarakat.
Dewi berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi kuliner, tetapi juga ruang pengembangan usaha bagi pelaku UMKM, termasuk untuk meningkatkan daya saing produk lokal. “Kami berharap bazar UMKM ini bisa menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, membangun jejaring, menguji inovasi, serta memperluas pasar,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar Wonderfood Kepri Fest dapat menjadi agenda promosi berkelanjutan guna memperkenalkan kekayaan kuliner Kepri sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan UMKM. “Semoga kuliner lokal semakin dikenal dan menjadi salah satu daya tarik wisata Kepri, sekaligus memberi kesempatan bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang,” tutupnya.
Selain wisata kuliner, Wonderfood Kepri Fest 2026 Vol. 2.0 turut menghadirkan hiburan dan atraksi budaya, di antaranya pertunjukan barongsai, kuda kepang, Reog Ponorogo, live music, berbagai perlombaan, serta penampilan penyanyi nasional Farel Prayoga.