BERITA TERKINI
Ciptarasa Perkuat Strategi Dapur Modern lewat Bumbu Serbaguna yang Praktis

Ciptarasa Perkuat Strategi Dapur Modern lewat Bumbu Serbaguna yang Praktis

Produsen bumbu masak Ciptarasa mengusung strategi pemasaran yang menyesuaikan kebutuhan konsumen modern dengan menghadirkan bumbu serbaguna. Produk ini menonjolkan aspek praktis, fleksibel, serta konsistensi rasa, dan diposisikan sebagai solusi memasak cepat di tengah gaya hidup masyarakat yang kian dinamis.

Alih-alih hanya menawarkan bumbu sebagai produk, merek di bawah naungan Mi Burung Dara ini mengarahkan komunikasinya pada persoalan yang kerap muncul di dapur, seperti keterbatasan waktu memasak hingga tantangan menjaga rasa tetap konsisten. Pendekatan tersebut ditujukan untuk menjangkau segmen rumah tangga sekaligus pelaku usaha kuliner kecil dan menengah.

Chef Ambassador Mi Burung Dara, Elisa Yuliastuti, menyebut efisiensi kini menjadi faktor penting dalam aktivitas memasak. “Memasak jadi lebih cepat, praktis, dan hasilnya tetap lezat. Ini solusi tepat untuk kebutuhan dapur sehari hari maupun pelaku UMKM,” ujarnya dalam siaran pers, Minggu (1/3/2026).

Ia juga menyoroti konsistensi rasa sebagai tantangan, terutama pada produksi makanan skala besar. “Bumbu Ciptarasa membantu memaksimalkan rasa masakan dari takaran yang tidak seragam,” katanya.

Dari sisi produk, strategi Ciptarasa terlihat melalui pengembangan varian rasa yang dirancang multifungsi. Varian Ayam Bawang diposisikan sebagai bumbu dasar yang dapat digunakan untuk berbagai jenis masakan, mulai dari hidangan rumahan hingga menu frozen food dan makanan siap masak. Dengan pendekatan ini, satu produk diharapkan dapat menjawab beragam kebutuhan memasak dan meningkatkan relevansi penggunaan sehari-hari.

Varian Pedas Gurih menyasar konsumen pencinta rasa pedas yang menginginkan kemudahan tanpa perlu meracik ulang bumbu. “Selain praktis dan lezat, varian ini sudah memberikan karakter pedas yang kuat sehingga tidak memerlukan tambahan cabai lagi,” ujar Elisa.

Sementara itu, varian Manis Gurih dirancang untuk menghadirkan keseimbangan rasa dalam satu langkah memasak. Menurut Elisa, varian ini cukup ditambahkan satu sendok makan untuk menghasilkan rasa yang lebih seimbang.

Dari sisi pemasaran, Ciptarasa juga menekankan edukasi penggunaan. Produk diposisikan sebagai alat bantu memasak, bukan sekadar penyedap. Pendekatan ini memperkuat posisi merek sebagai solusi dapur modern yang efisien dan dapat digunakan oleh siapa saja, termasuk pemula.

Strategi lainnya terlihat dari kemasan praktis berukuran 20 gram yang ditujukan untuk memudahkan konsumen mencoba produk tanpa komitmen pembelian besar. Selain itu, distribusi melalui kanal digital dan marketplace dilakukan untuk memperluas akses sekaligus menyesuaikan perilaku belanja konsumen yang semakin beralih ke platform online.

Bumbu masak Ciptarasa disebut sudah tersedia di gerai ritel maupun toko daring, dengan harga mulai Rp 5.900.