BERITA TERKINI
Bupati Maluku Tenggara Dorong Pangan Lokal untuk Penuhi Gizi Keluarga dan Gerakkan Ekonomi

Bupati Maluku Tenggara Dorong Pangan Lokal untuk Penuhi Gizi Keluarga dan Gerakkan Ekonomi

Langgur—Pemanfaatan pangan lokal didorong menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara. Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun meminta pengolahan pangan lokal terus dikembangkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Thaher saat membuka Kampanye dan Gerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat (Germas), Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta pemeriksaan kesehatan oleh dokter spesialis anak dan dokter spesialis THT di Ohoi Dunwahan, Kecamatan Kei Kecil, Selasa (1/9/2026).

Thaher mengatakan, edukasi pengolahan pangan lokal telah dilakukan Dinas Kesehatan melalui puskesmas di sejumlah wilayah, termasuk Elat. Menurutnya, edukasi itu perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya mengetahui cara mengolah pangan lokal, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk kebutuhan keluarga.

“Jangan setelah kegiatan ini selesai, selesai juga. Harus terus dilakukan edukasi kepada masyarakat,” kata Thaher.

Ia menilai pangan lokal memiliki manfaat yang lebih luas karena dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi sekaligus memberikan dampak ekonomi. Bahan pangan yang tersedia di daerah, kata dia, dapat diolah menjadi berbagai makanan untuk konsumsi keluarga maupun dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual.

Thaher mendorong kelompok PKK, Dasa Wisma, dan masyarakat ikut mengembangkan beragam olahan pangan lokal. Pemanfaatan hasil produksi masyarakat ini dinilai dapat menciptakan perputaran ekonomi di tingkat keluarga dan lingkungan sekitar.

“Manfaat gandanya itu anak-anak kita sehat, keluarga sehat, kemudian ekonomi masyarakat juga jalan karena kita beli hasil-hasil dari masyarakat sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Thaher mengaitkan pemanfaatan pangan lokal dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut kebutuhan bahan pangan untuk program tersebut dapat didukung oleh hasil produksi masyarakat Maluku Tenggara.

Karena itu, ia mendorong kerja sama antara Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, PKK, dan masyarakat dalam memperkuat pemanfaatan pangan lokal. Salah satu bentuk dukungan yang disebutkan adalah penyediaan bibit agar masyarakat memiliki bahan pangan yang cukup untuk dikembangkan.

Thaher berharap pemanfaatan pangan lokal tidak berhenti pada kegiatan pemerintah atau sebatas diperkenalkan kepada masyarakat. Menurutnya, pangan lokal perlu benar-benar dimanfaatkan agar kebutuhan gizi keluarga terpenuhi dan hasil produksi masyarakat turut menggerakkan perekonomian daerah.