BERITA TERKINI
Bumi Aki Group Jajaki Pembukaan Restoran di Arab Saudi Bersama BPKH Limited

Bumi Aki Group Jajaki Pembukaan Restoran di Arab Saudi Bersama BPKH Limited

Bisnis kuliner Indonesia mulai membidik pasar Arab Saudi dengan menyasar kebutuhan makanan bagi jemaah haji dan umrah, serta masyarakat Indonesia yang menetap di Tanah Suci. Salah satu upaya ekspansi ini dipersiapkan Bumi Aki Group melalui kerja sama dengan BPKH Limited.

Kedua pihak telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah awal penjajakan bisnis restoran di Arab Saudi. Direktur Utama Bumi Aki Group, Anisha Desiliana, mengatakan proses menuju pembukaan restoran memerlukan waktu karena harus memenuhi ketentuan yang berlaku di negara tujuan.

“Tenggang waktunya sekitar 1 sampai 2 tahun sampai seluruh persyaratannya dapat terpenuhi, termasuk urusan perpajakan dan perizinan, mengacu pada pengalaman pelaku usaha Indonesia sebelumnya yang telah beroperasi di sana,” ujar Anisha dalam konferensi pers di Jakarta.

Anisha memperkirakan pemenuhan berbagai persyaratan tersebut, termasuk pengurusan perizinan dan perpajakan, membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua tahun. Ia juga menyampaikan pengembangan usaha di Arab Saudi akan dilakukan secara bertahap.

Selain itu, perusahaan membuka peluang untuk melakukan penyesuaian menu agar sesuai dengan kebutuhan konsumen di pasar setempat.

Dalam rencana kerja sama ini, BPKH Limited berperan sebagai perantara usaha sekaligus penyedia dukungan perizinan bagi merek lokal Indonesia yang ingin menjangkau pasar Arab Saudi. Mudir BPKH Limited, Iman Ni’matullah, mengatakan pihaknya berupaya membuka akses bagi pelaku usaha Indonesia agar dapat melayani kebutuhan jemaah haji, umrah, dan masyarakat Indonesia yang tinggal di Tanah Suci.

Dukungan yang disiapkan mencakup peluang investasi bersama (co-investment), pendampingan teknis, hingga fasilitasi lisensi yang diperlukan untuk menjalankan usaha di Arab Saudi. “Kami siap memfasilitasi co-investment, asistensi teknis, hingga penyediaan lisensi perizinan di Arab Saudi,” ujar Iman.