BERITA TERKINI
Arkeolog Temukan 17 Lubang Penyimpanan Biji-bijian Berusia Lebih dari 4.000 Tahun di Shaanxi, China

Arkeolog Temukan 17 Lubang Penyimpanan Biji-bijian Berusia Lebih dari 4.000 Tahun di Shaanxi, China

Sejumlah lubang penyimpanan biji-bijian yang diperkirakan berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Provinsi Shaanxi, China barat laut. Para arkeolog menilai temuan ini menambah bukti baru bagi penelitian tentang peradaban awal di kawasan tersebut.

Lubang-lubang penyimpanan itu ditemukan di situs peninggalan budaya Luojiahe, wilayah Chunhua, Kota Xianyang. Penggalian dilakukan oleh tim dari Institut Warisan Budaya Xianyang dalam periode Maret 2022 hingga September 2025.

Berdasarkan analisis terhadap karakteristik peninggalan dan artefak yang ditemukan serta penerapan metode ilmiah, tim menyimpulkan situs tersebut kemungkinan berasal dari sekitar 4.800 hingga 4.200 tahun lalu. Kesimpulan itu disampaikan oleh Xie Gaowen dari Institut Warisan Budaya Xianyang.

Di lokasi itu, arkeolog menemukan total 17 lubang penyimpanan biji-bijian. Seluruhnya berbentuk bulat atau oval dan menyerupai kantong.

Empat lubang di antaranya berisi biji-bijian milet dan tanaman lain yang terkarbonisasi, serta batang tanaman yang masih terawetkan. Temuan tersebut menunjukkan lubang-lubang itu pernah digunakan untuk menyimpan biji-bijian.

Xie menjelaskan kapasitas penyimpanan di situs tersebut jauh melampaui kebutuhan konsumsi penduduk sekitar maupun hasil produksi dari permukiman setempat. Karena itu, tim menyimpulkan Luojiahe kemungkinan merupakan lokasi penyimpanan biji-bijian khusus yang melayani sebuah permukiman besar.

Menurut Xie, temuan ini menjadi bukti fisik penting untuk mempelajari peradaban awal di wilayah Guanzhong, yang dikenal sebagai salah satu pusat peradaban China kuno.