BERITA TERKINI
Ahli Gizi Ingatkan Dampak Gula Tambahan Berlebih terhadap Kesehatan Usus

Ahli Gizi Ingatkan Dampak Gula Tambahan Berlebih terhadap Kesehatan Usus

Konsumsi gula tambahan secara berlebihan dalam jangka panjang dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma usus, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Ketidakseimbangan ini berpotensi meningkatkan risiko gangguan pencernaan, peradangan, hingga masalah metabolisme.

Ahli gizi Kara Hochreiter menjelaskan, gula tambahan adalah gula yang ditambahkan ke dalam makanan selama proses pengolahan. Jenisnya dapat berupa gula tebu, dekstrosa, madu, sirup mapel, sirup beras merah, maupun sirup jagung.

Mengutip laporan Eating Well, Hochreiter mengatakan konsumsi gula tambahan secara konsisten dalam jumlah berlebihan dapat mengubah keseimbangan mikroorganisme di dalam usus. Menurutnya, kondisi ini dapat membuat mikroba yang kurang bermanfaat berkembang dan mengalahkan bakteri baik.

“Konsumsi gula tambahan secara berlebihan dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma usus sehingga mikroba yang kurang bermanfaat berkembang dan mengalahkan bakteri baik,” kata Hochreiter.