Pemerintah Kabupaten Aceh Barat merencanakan pengembangan sentra kuliner permanen di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Gampong Pasar Aceh. Kawasan ini diproyeksikan dapat menampung hingga 90 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal secara bertahap.
Program tersebut disiapkan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus mendorong Jalan Jenderal Sudirman menjadi salah satu destinasi wisata kuliner di Kabupaten Aceh Barat.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Aceh Barat, Kharuzzadi, mengatakan pengembangan akan dilakukan melalui penataan lokasi dan penyediaan fasilitas pendukung. Salah satu tahap awal yang direncanakan ialah pemasangan lampu jalan guna memperindah kawasan sekaligus mendukung aktivitas kuliner.
“Untuk sepanjang Jalan Jenderal Sudirman ini bisa mencapai 50 sampai dengan 90 UMKM nantinya yang bisa tertampung, namun akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan pengelompokannya,” ujar Kharuzzadi, Rabu, 21 Oktober 2026. Ia menyebut penempatan pedagang secara bertahap diperlukan agar kawasan dapat ditata dan dikelola dengan baik.
Menurutnya, sentra kuliner yang direncanakan bersifat permanen dan tidak hanya beroperasi saat ada kegiatan atau acara tertentu. Karena itu, pelaku usaha yang mengisi kawasan tersebut akan berasal dari UMKM Kabupaten Aceh Barat.
Dalam pengembangannya, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya aspek kebersihan, pengelompokan pedagang, serta keterlibatan masyarakat. Penataan tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan usaha yang tertib dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat turut mengharapkan partisipasi para pelaku UMKM untuk memanfaatkan peluang usaha ini dengan mengikuti ketentuan yang ditetapkan. Dukungan masyarakat untuk meramaikan kawasan dinilai penting agar sentra kuliner dapat berkembang secara berkelanjutan.
Melalui rencana ini, Jalan Jenderal Sudirman diharapkan menjadi ruang usaha bagi UMKM lokal sekaligus tempat bagi masyarakat menikmati beragam pilihan kuliner. Pemerintah daerah juga berharap kawasan tersebut mampu menarik pengunjung dari berbagai daerah dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi serta pariwisata Aceh Barat.