SITUBONDO — Turnamen Pacuan Kuda Bupati Cup 2026 di Situbondo, Jawa Timur, diikuti 130 peserta dari berbagai daerah hingga lintas provinsi. Selain menjadi ajang adu kecepatan, kejuaraan tingkat nasional ini juga dimanfaatkan untuk mendorong promosi ekonomi kreatif dan kuliner lokal.
Turnamen digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu (17–18/10/2026), di arena Kampung Kerbau. Pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kompetisi mempertandingkan 19 nomor perlombaan dari beragam kategori, mulai kelas Mini, Extra Lokal, Extra Perdana, hingga kelas A. Jarak tempuh bervariasi, yakni 600 meter, 800 meter, dan 1.000 meter.
Panitia menyediakan hadiah per race senilai Rp2,5 juta hingga Rp8 juta, disertai trofi dan sertifikat.
Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio mengatakan, tingginya antusiasme komunitas berkuda di Situbondo menjadi salah satu alasan pemerintah daerah memfasilitasi penyelenggaraan turnamen sekaligus mendorong pembentukan kepengurusan olahraga berkuda setempat.
“Sebetulnya sudah banyak sekali komunitas masyarakat berkuda di Situbondo. Aspirasinya banyak, sehingga kita fasilitasi pembentukan kepengurusan dan kegiatan,” ujar Mas Rio, Sabtu (17/10/2026).
Mas Rio menilai lokasi Kampung Kerbau cukup representatif untuk ajang tingkat nasional. Ia berharap kejuaraan ini dapat melahirkan bibit atlet berkuda melalui proses penyaringan dan pembinaan bertahap.
“Dari sini nanti akan muncul bibit-bibit. Kita screening, kita buat talent scouting, yang kemudian bisa kita bina untuk ajang yang lebih tinggi,” katanya.
Di luar lintasan pacu, Mas Rio juga mengundang peserta dari luar daerah untuk mengenal kuliner khas Situbondo. Ia mengajak kontestan berkunjung ke arena Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Situbondo pada Minggu (18/10/2026).
“Silakan teman-teman yang dari luar kota besok mampir ke sana. Ada macam-macam kudapan khas yang bisa dinikmati, salah satunya Tajin Palappa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengcab Pordasi Situbondo Muhammad Ali Makki mengapresiasi partisipasi peserta yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, antara lain Banyuwangi, Jember, Lumajang, Probolinggo, Pasuruan, Kediri, Malang, dan Sidoarjo, serta dari provinsi lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat.
“Kami menyambut baik kehadiran seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah. Mari bertanding dan sportif,” kata Ali Makki.
Ia berharap kejuaraan ini dapat menjadi stimulus untuk membangkitkan ekosistem olahraga berkuda di Situbondo sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar arena pacuan.
“Harapan kami, ajang ini tidak hanya membangkitkan ekosistem dan geliat olahraga berkuda di daerah, tetapi juga memberikan stimulus positif bagi perekonomian warga di sekitar arena pacuan,” ujarnya.