BERITA TERKINI
Trik Tiga Bahan Dapur untuk Meredakan Biduran, Ini Cara Pakainya

Trik Tiga Bahan Dapur untuk Meredakan Biduran, Ini Cara Pakainya

Biduran atau urtikaria merupakan kondisi kulit yang ditandai munculnya ruam atau bentol kemerahan berukuran cukup besar dan biasanya timbul dalam jumlah banyak sekaligus. Keluhan yang paling sering dirasakan adalah gatal yang mengganggu.

Secara umum, biduran terjadi ketika tubuh melepaskan histamin secara berlebihan sebagai respons alami saat mengalami alergi. Histamin membuat pembuluh darah melebar dan meningkatkan aliran darah, sehingga muncul bengkak dan rasa gatal. Selain alergi, biduran juga dapat dipicu faktor lain seperti cuaca dingin atau panas, paparan sinar matahari, hingga efek samping obat tertentu.

Biduran kerap dibedakan dari gigitan serangga yang biasanya hanya menimbulkan satu atau dua bentol. Pada biduran, bentol dapat muncul bersamaan, ukurannya bervariasi, dan bisa bertahan selama beberapa hari tergantung kondisi masing-masing orang. Meski begitu, biduran termasuk masalah kulit yang umum dan umumnya tidak berbahaya.

Di media sosial, seorang pengguna TikTok dengan akun @erolfatimah membagikan cara meredakan biduran menggunakan tiga bahan yang disebut mudah ditemukan di dapur, yakni lidah buaya, minyak zaitun atau minyak kelapa, serta garam dapur. Dalam keterangannya, ia menuliskan bahwa ramuan tersebut merupakan “obat herbal buat biduran”.

Lidah buaya disebut memiliki sifat antiperadangan, antimikroba, antivirus, dan antioksidan yang dinilai berpotensi membantu pemulihan kulit. Kandungan yang dikaitkan dengan efek tersebut antara lain vitamin A, B12, C, dan E, serta mineral seperti kalsium, magnesium, dan zinc, juga asam lemak esensial. Gel bening lidah buaya kerap digunakan untuk menenangkan kulit yang gatal dan iritasi.

Sementara itu, minyak zaitun dikenal sebagai pelembap yang kaya vitamin E. Dalam artikel tersebut, minyak zaitun disebut membantu memperbaiki kulit setelah masalah alergi dan mengurangi rasa gatal. Kandungan linoleic acid pada minyak zaitun juga disebut berperan dalam menjaga kelembapan kulit dengan membantu mencegah penguapan air.

Garam dapur juga digunakan dalam campuran ini. Garam disebut kaya magnesium sulfat yang dinilai dapat membantu meredakan gatal dan memberi sensasi menyejukkan pada kulit. Selain itu, garam disebut memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri.

Adapun cara penggunaannya, siapkan satu batang lidah buaya, kupas kulitnya dan ambil bagian dagingnya, lalu cuci bersih. Jika tidak ada lidah buaya segar, dapat menggunakan gel aloe vera. Setelah itu, tekan-tekan daging lidah buaya hingga keluar lendirnya. Tambahkan setengah sendok makan garam dapur serta dua sendok makan minyak zaitun atau minyak kelapa, lalu aduk hingga merata. Campuran tersebut dioleskan pada area kulit yang mengalami biduran, didiamkan 15–20 menit, kemudian dibilas dengan air hingga bersih.

Unggahan ini ramai diperbincangkan. Hingga artikel ditulis, video tersebut telah ditonton 13,6 ribu kali dan memunculkan beragam komentar. Salah satu warganet menanyakan cara penyimpanan dan daya tahan ramuan, yang dijawab pemilik akun dengan saran untuk membuat sedikit dan mengoleskannya berulang kali.

Dalam penjelasan umum seputar biduran, kondisi ini disebut dapat hilang sendiri dalam hitungan jam hingga beberapa hari, terutama jika pemicunya tidak lagi terpapar. Namun, biduran perlu diwaspadai bila disertai gejala serius seperti sesak napas, bengkak di wajah atau tenggorokan, atau pusing berat karena bisa mengarah pada reaksi alergi parah (anafilaksis) dan memerlukan penanganan medis segera. Jika biduran sering kambuh tanpa sebab jelas, pemeriksaan ke dokter juga disarankan karena dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan lain.