Toples gula kerap menjadi sasaran semut yang berkeliaran di dapur, terutama ketika wadah tidak tertutup rapat. Situasi ini merepotkan karena semut yang sudah masuk ke dalam gula pasir sulit dipisahkan dari butiran gula yang halus.
Ahli entomologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Sukirno, menjelaskan ada enam jenis semut yang paling sering ditemukan di dalam rumah, yakni semut merah, semut hitam hantu, semut api, semut firaun, semut tukang kayu, dan semut trotoar. Dari jenis-jenis tersebut, semut merah disebut paling sering mengerubuti makanan manis termasuk gula.
Menurut Sukirno, semut merah tidak berbahaya. Namun, bila semut masuk ke minuman atau makanan lalu termakan, dapat menimbulkan sensasi rasa masam karena kandungan asam format.
Untuk mengusir semut dari toples gula, sejumlah bahan dapur dapat dimanfaatkan. Berikut beberapa cara yang disebutkan:
1. Campuran soda kue dan gula halus
Campuran gula dan soda kue dapat membantu menarik dan membunuh semut. Dr. Louisa Messenger, ahli entomologi dari University of Nevada, Las Vegas, mengatakan semut dapat membawa campuran itu kembali ke koloni sehingga berpotensi berdampak pada komunitas semut. Ia menjelaskan, soda kue saja umumnya tidak menarik bagi semut, sehingga perlu “umpan” seperti gula.
Caranya, campurkan soda kue dan gula halus dengan perbandingan sama. Masukkan masing-masing sekitar satu sendok makan ke dalam tutup botol atau wadah dangkal, lalu letakkan di dekat toples gula atau di jalur yang sering dilalui semut.
2. Soda kue dan cuka
Berbeda dari campuran pertama, soda kue dan cuka disebut tidak membasmi koloni semut, tetapi dapat mengacaukan jalur semut menuju sumber makanan manis di dapur. Campurkan soda kue dan cuka, lalu semprotkan pada jalur yang sering dilintasi semut, terutama di sekitar toples gula.
3. Kantong kopi
Semut disebut tidak menyukai aroma kopi karena bisa membakar tubuh mereka. Untuk mengusir semut dari toples gula, bubuk kopi dalam kemasan kantong dapat diletakkan ke dalam toples. Biarkan toples dalam keadaan terbuka hingga semut keluar. Jika tidak ada kemasan kantong, bubuk kopi bisa dimasukkan ke kantong teh celup.
4. Cengkih
Cengkih tidak membunuh semut, tetapi aromanya dapat membantu mengusir. Masukkan tiga sampai empat butir cengkih ke dalam toples gula yang dikerubuti semut, lalu diamkan dalam keadaan toples terbuka hingga semut keluar dengan sendirinya. Untuk pencegahan, beberapa butir cengkih juga bisa diletakkan di sekitar toples.
Di luar penggunaan bahan dapur, Sukirno menekankan bahwa cara paling efektif agar semut tidak kembali adalah mengendalikan populasi koloni. Ia menyebut penggunaan produk komersial berupa umpan semut yang mengandung fipronil, di mana semut pekerja akan membawa umpan beracun ke sarang untuk dimakan koloni bersama ratunya hingga semuanya mati.

