BERITA TERKINI
Tiga Pilihan Jajanan Sehat di Pinggir Jalan untuk Tetap Bisa Jajan Saat Diet

Tiga Pilihan Jajanan Sehat di Pinggir Jalan untuk Tetap Bisa Jajan Saat Diet

Jajanan kaki lima atau street food mudah ditemukan dan kerap menjadi pilihan praktis. Namun, sebagian jajanan berisiko bagi kesehatan, terutama yang diolah dengan banyak minyak. Bagi orang yang sedang menjalani diet atau ingin tetap makan lebih sehat, memilih jajanan dengan komposisi gizi lebih seimbang bisa menjadi alternatif.

Merujuk pada Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) edisi 22 Juli, jajanan sehat adalah jajanan yang mengandung zat gizi seimbang yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, karbohidrat, lemak, serta tinggi serat. Konsumsi jajanan yang lebih sehat dinilai dapat membantu menambah asupan energi, nutrisi, dan vitamin.

Berikut tiga contoh jajanan yang kerap dijumpai di jalanan dan disebut memiliki pilihan lebih sehat, beserta catatan cara mengonsumsinya.

1. Siomay

Dokter spesialis penyakit dalam Dr. Doddy Rizqi Nugraha menyebut siomay sebagai salah satu jajanan yang dapat menjadi pilihan lebih sehat karena mengandung unsur gizi yang beragam. Dalam unggahan video di akun Instagram @dr.doddyrizqi pada 22 Juli, ia menjelaskan siomay dapat memuat sayuran seperti pare dan kubis, protein dari telur, serta karbohidrat dari tepung dan kentang.

Ia juga menyarankan menambah porsi pare agar lebih sehat. Menurutnya, siomay asli berbahan ikan yang memiliki nutrisi tinggi sebagai sumber protein. Namun, ia mengingatkan agar memilih komponen yang tidak digoreng.

2. Gado-gado

Akun YouTube “2Nine Fit Indonesia” membagikan tips agar gado-gado tetap menjadi pilihan yang lebih sehat. Dalam video yang diunggah pada 22 Juli, edukator kesehatan dalam tayangan tersebut menyebut sayuran dan telur rebus sebagai bagian yang dinilai sehat.

Ia mengingatkan tahu dan tempe pada gado-gado sering kali digoreng sehingga kandungan lemak dan kalorinya bertambah. Menurutnya, kalori terbesar pada gado-gado umumnya berasal dari saus kacang yang menggunakan kacang dan santan, serta kerap ditambah gula merah atau gula pasir yang meningkatkan kandungan gula dan kalori.

Ia memperkirakan satu porsi gado-gado tanpa nasi atau lontong dapat mengandung sekitar 250–300 kalori. Agar tetap lebih sehat, ia menyarankan meminta saus kacang dipisah, mengonsumsinya secukupnya, serta melewatkan kerupuk.

3. Buah potong

Dr. Zaidul Akbar melalui akun YouTube @drzaidulakbarofficial menyampaikan buah potong lebih direkomendasikan dibanding jus buah. Ia menyarankan buah dimakan langsung—dikunyah atau digigit—alih-alih dijus.

Menurutnya, jus buah yang dijual di warung pinggir jalan sering kali hanya menggunakan sedikit buah, sementara sisanya berupa air, gula, dan kental manis. Karena itu, buah potong dinilai menjadi pilihan yang lebih sehat dibanding jus buah.