Surat Kabar Hukum Vietnam menyelenggarakan perjalanan tahunan ke-19 bertajuk “Menyehatkan Jiwa, Mengungkapkan Rasa Syukur di Vietnam Tengah pada Bulan Juli”. Delegasi dipimpin Dr. Vu Hoai Nam selaku Sekretaris Partai dan Pemimpin Redaksi, serta diikuti Wakil Pemimpin Redaksi Tran Ngoc Ha bersama para pimpinan unit, staf, reporter, editor, dan karyawan.
Kegiatan yang telah berlangsung hampir dua dekade ini disebut menjadi agenda rutin untuk memperingati Hari Veteran dan Martir Perang pada 27 Juli. Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pendidikan tradisi patriotik, memupuk cita-cita revolusioner, serta menanamkan nilai moral “Minum air, ingatlah sumbernya” dan semangat menunjukkan rasa syukur di lingkungan kerja redaksi.
Dalam rangkaian kegiatan, delegasi mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah di Vietnam Tengah. Di antaranya Situs Sejarah Khusus Nasional Persimpangan Dong Loc (provinsi Ha Tinh), Pemakaman Martir Nasional Truong Son, Pemakaman Martir Nasional Jalan Raya 9, Situs Sejarah Khusus Nasional Benteng Kuno Quang Tri, serta menggelar upacara peringatan dan pelepasan lampion di Sungai Thach Han.
Di setiap titik kunjungan, rombongan mempersembahkan dupa dan bunga untuk mengenang Presiden Ho Chi Minh, para martir, dan putra-putri bangsa yang berjuang serta berkorban dalam upaya pembebasan nasional, penyatuan kembali, dan perlindungan kemerdekaan, kedaulatan, serta integritas wilayah.
Persimpangan Dong Loc menjadi perhentian pertama. Lokasi ini memperingati pengorbanan 10 relawan perempuan muda dari Regu 4, Kompi 552, yang bertugas menjaga kelancaran jalur transportasi penting di rute strategis tersebut. Pengorbanan mereka dikenang sebagai simbol semangat pemuda Vietnam dan pengabdian tanpa pamrih bagi kemerdekaan bangsa.
Perjalanan berlanjut ke Pemakaman Martir Nasional Truong Son—tempat peristirahatan lebih dari 10.000 kader dan prajurit yang gugur di Jalur Truong Son–Ho Chi Minh. Di kawasan pemakaman yang dipenuhi deretan makam, delegasi kembali memberikan penghormatan melalui persembahan dupa sebagai ungkapan terima kasih atas pengorbanan generasi terdahulu.
Delegasi juga mendatangi Pemakaman Martir Nasional Jalan Raya 9, yang menjadi tempat peristirahatan lebih dari 10.000 martir yang gugur di medan perang Jalan Raya 9 dan di Laos. Situs ini disebut tidak hanya penting bagi pendidikan tradisi revolusioner, tetapi juga setiap tahun menerima kunjungan puluhan ribu keluarga martir, veteran, dan masyarakat dari berbagai daerah untuk memberikan penghormatan.
Di Benteng Kuno Quang Tri, rombongan mempersembahkan dupa untuk mengenang para martir yang bertempur selama 81 hari 81 malam pada musim panas 1972 dalam mempertahankan benteng. Pertempuran itu dikenang sebagai simbol patriotisme, keteguhan, dan aspirasi perdamaian rakyat Vietnam.
Rangkaian kegiatan di Quang Tri ditutup dengan upacara persembahan dupa di Rumah Peringatan Pelepasan Lampion dan ritual pelepasan lampion di Sungai Thach Han. Sungai tersebut dikaitkan dengan masa perang, saat banyak kader dan prajurit gugur ketika menyeberang untuk memperkuat Benteng Quang Tri. Lampion yang dilepaskan menjadi bentuk penghormatan dan rasa terima kasih masyarakat masa kini kepada generasi yang berkorban demi kemerdekaan dan kebebasan.
Dr. Vu Hoai Nam menyatakan perjalanan tahunan ini memiliki makna politik, sosial, dan kemanusiaan bagi Surat Kabar Hukum Vietnam. Menurutnya, kunjungan langsung ke situs-situs bersejarah memberi kesempatan bagi staf, reporter, dan editor untuk lebih memahami nilai perdamaian, menumbuhkan patriotisme, tanggung jawab sipil, serta etika profesional, sekaligus mendorong pelaksanaan tugas pemberitaan dan penyebaran nilai-nilai positif di masyarakat.
Selain agenda penghormatan, program juga diisi kegiatan kesejahteraan sosial. Dalam perjalanan tahun ini, Surat Kabar Hukum Vietnam—dengan dukungan pembaca, mitra, dan pelaku usaha—menyerahkan bantuan “Tempat Perlindungan Yudisial” senilai 100 juta VND kepada keluarga Bapak Ho Pa Ly (86), seorang pahlawan revolusi yang berkontribusi pada perlawanan terhadap AS. Ia disebut tinggal bersama istri dan cucu yatim piatu di rumah panggung yang sudah reyot di komune Huong Lap, provinsi Quang Tri, dengan kondisi ekonomi yang terutama bergantung pada subsidi pemerintah bulanan.
Rombongan juga memberikan 30 beasiswa bagi siswa kurang mampu yang berprestasi di sekolah-sekolah wilayah kelurahan Quang Tri dan komune Vinh Dinh, meliputi Sekolah Dasar Nguyen Trai, Sekolah Dasar Tran Quoc Toan, Sekolah Dasar dan Menengah Luong The Vinh, Sekolah Dasar dan Menengah Ly Tu Trong, serta Sekolah Dasar dan Menengah Hai Vinh. Beasiswa ini ditujukan untuk membantu dan memotivasi siswa agar terus berupaya meraih prestasi meski menghadapi keterbatasan.
Selain itu, hadiah senilai 20 juta VND diserahkan kepada Dewan Pengelola Kawasan Peringatan Sekretaris Jenderal Le Duẩn dan Benteng Kuno Quang Tri.
Setelah 19 kali penyelenggaraan, perjalanan tahunan ini disebut menjadi kegiatan bermakna bagi Surat Kabar Hukum Vietnam, tidak hanya untuk mengenang para martir dan tokoh yang berjasa dalam revolusi, tetapi juga sebagai upaya menanamkan tradisi revolusioner, memperkuat ketajaman politik dan tanggung jawab profesional di kalangan jurnalis, serta menyebarkan nilai kemanusiaan dan semangat “membalas budi” dalam kehidupan sosial.

