Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mahudun Untuk Negeri menyalurkan menu makan bergizi gratis (MBG) berupa olahan daging kepada siswa di tujuh sekolah tingkat dasar dan menengah pertama di Kota Dumai.
Kepala SPPG Mahudun Untuk Negeri, Bilfan Sofyan, mengatakan penyediaan lauk daging dilakukan untuk memvariasikan menu harian agar peserta didik tidak bosan dengan makanan yang diterima di kelas. Menurutnya, variasi menu diharapkan membuat anak lebih senang dan lahap menghabiskan makanan.
Bilfan menjelaskan, dapur SPPG Mahudun Untuk Negeri setiap hari mendistribusikan 2.430 porsi MBG. Ke depan, layanan tersebut juga direncanakan menyasar balita, ibu menyusui, dan ibu hamil.
Dalam pelaksanaan program, SPPG Mahudun Untuk Negeri mempekerjakan 46 warga setempat untuk berbagai tugas, mulai dari persiapan, pengolahan, pengemasan, distribusi, hingga pencucian alat makan. Untuk kebutuhan air, pihaknya menggunakan air bersih dari pemerintah untuk pencucian alat makan dan air isi ulang untuk pengolahan makanan. Sementara bahan baku disebut aman dan sejauh ini berasal dari satu pemasok.
Humas Yayasan Mahudun Untuk Negeri, Yonfen Hendri, menyampaikan yayasan menjadi salah satu mitra program MBG yang dilaksanakan Badan Gizi Nasional. Penyaluran dilakukan dari dapur SPPG yang beralamat di Jalan Gajah Mada.
Sekolah yang dilayani meliputi MA Alhuda, MTs Al Huda, SDN 013 Buluh Kasap, SDN 017, SDN 015 Kelurahan Buluh Kasap, SMPN 23 Dumai, dan SMPN 2 Dumai.
Di SDN 013 Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, siswa terlihat antusias menyantap hidangan MBG dengan lauk olahan daging. Mereka juga tampak membaca doa bersama sebelum makan dengan bimbingan guru di kelas.
Kepala SDN 013 Buluh Kasap Dumai, Murni, menyebut program MBG di sekolahnya telah dimulai sejak 9 Oktober 2025. Jumlah penerima di sekolah tersebut sebanyak 365 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Pembagian dilakukan dua kali, yakni pukul 09.00 untuk kelas 1 dan pukul 11.00 untuk siswa kelas 2 ke atas. Ia berharap menu MBG terus dibuat bervariasi agar anak-anak semakin bersemangat.