Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang layak dan humanis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), terutama ibu hamil dan anak-anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keberadaan Rumah Gizi yang berfungsi sebagai pusat pemantauan kesehatan serta tumbuh kembang anak.
Rumah Gizi dihadirkan dengan konsep layanan serupa posyandu, dengan kegiatan pemantauan kesehatan yang dilakukan secara berkala. Layanan yang diberikan meliputi penimbangan berat badan anak, pemantauan tumbuh kembang, pemberian imunisasi, serta pemeriksaan kesehatan bagi WBP yang sedang menjalani kehamilan.
Bagi WBP hamil, Rumah Gizi menjadi sarana untuk menjalani pemeriksaan rutin, termasuk pemantauan berat badan dan tekanan darah. Selain pemeriksaan, WBP juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan.
Sementara itu, pemantauan terhadap anak dilakukan secara berkala untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan berlangsung optimal. Hasil pemeriksaan dicatat sebagai bagian dari upaya Lapas dalam memastikan kebutuhan kesehatan ibu dan anak tetap mendapat perhatian selama berada di lingkungan pemasyarakatan.
Keberadaan Rumah Gizi disebut sebagai salah satu bentuk komitmen Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru dalam menghadirkan layanan yang berorientasi pada pemenuhan hak dan kebutuhan dasar WBP, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil dan anak.
Melalui program ini, Lapas berupaya memastikan pelayanan kesehatan tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi penerima layanan. Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru juga menyatakan akan terus mengedepankan pendekatan yang penuh kepedulian dan humanis, sejalan dengan upaya pembinaan sekaligus pemenuhan hak kesehatan bagi Warga Binaan dan anak-anak dalam pengasuhan mereka.