Cuaca panas kerap membuat minuman dingin terasa lebih nikmat. Salah satu pilihan yang banyak digemari adalah milk tea ala Taiwan. Minuman ini bisa dibuat sendiri di rumah tanpa perlu antre di gerai, dengan langkah yang tergolong sederhana. Selain praktis, membuat milk tea sendiri juga dapat membantu menghemat pengeluaran harian.
Milk tea berasal dari Taiwan dan kini populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Ciri yang membedakannya dari teh susu biasa adalah penggunaan teh yang diseduh lebih kuat lalu dipadukan dengan susu, kemudian dapat ditambah topping seperti boba atau jelly. Perpaduan rasa teh yang kental dan susu menciptakan karakter rasa yang khas.
Cara membuat milk tea ala Taiwan
Langkah pertama, didihkan air lalu tuang ke wadah berisi kantong teh hitam. Diamkan sekitar 5–7 menit agar rasa teh keluar maksimal. Setelah itu, angkat kantong teh. Jika menggunakan daun teh langsung, air teh perlu disaring.
Selagi teh masih hangat, masukkan gula pasir atau gula aren cair, lalu aduk hingga larut. Teh kemudian didiamkan sampai suhunya turun; proses ini bisa dipercepat dengan memasukkannya ke kulkas.
Untuk penyajian, siapkan gelas berisi es batu secukupnya. Tuang teh manis ke dalam gelas, lalu tambahkan susu cair dan aduk perlahan hingga warnanya tercampur rata. Jika ingin memakai boba, masukkan boba matang ke dasar gelas sebelum menuang teh dan susu. Milk tea sebaiknya disajikan segera.
Alternatif pengganti teh hitam
Teh hitam merupakan pilihan utama untuk milk tea ala Taiwan karena rasanya kuat. Namun, teh hitam bukan satu-satunya opsi. Teh hijau, teh oolong, dan teh melati juga kerap digunakan di berbagai kedai minuman, dengan karakter rasa yang berbeda.
Teh oolong, misalnya, cenderung tidak sekuat teh hitam, tetapi memiliki aroma khas saat dipadukan dengan susu. Teh melati membawa aroma bunga yang lebih lembut, sedangkan teh hijau memberi rasa yang lebih ringan. Pemilihan jenis teh dapat disesuaikan dengan selera; bagi yang menginginkan rasa kuat, teh hitam tetap menjadi pilihan yang paling mendekati versi umum milk tea ala Taiwan.
Tips agar rasa lebih mendekati buatan gerai
Beberapa hal dapat diperhatikan agar hasil milk tea buatan rumah lebih optimal. Gunakan teh berkualitas dengan aroma kuat karena teh menjadi dasar rasa minuman. Penyeduhan juga disarankan dilakukan saat air masih panas agar rasa dan aroma teh keluar maksimal.
Gula sebaiknya dilarutkan ketika teh masih hangat supaya tercampur merata. Takaran susu bisa disesuaikan: semakin banyak susu, rasa teh akan lebih lembut, sedangkan susu lebih sedikit membuat rasa teh tetap dominan. Selain itu, menyimpan teh di kulkas sebelum dicampur dapat mempercepat proses pembuatan saat ingin menyajikannya.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa perbedaan milk tea dan boba? Milk tea adalah teh yang dicampur susu, sedangkan boba merupakan topping bola tapioka kenyal yang ditambahkan ke dalam minuman.
Teh apa yang dipakai untuk milk tea ala Taiwan? Teh hitam paling umum digunakan, meski teh oolong dan teh melati juga sering dipakai sebagai variasi.
Berapa lama milk tea bisa disimpan di kulkas? Teh yang belum dicampur susu dapat disimpan sekitar 2–3 hari dalam wadah tertutup rapat. Susu dan es sebaiknya ditambahkan saat akan diminum agar rasa dan tekstur tetap terjaga.
Bisakah milk tea dibuat tanpa gula aren? Bisa. Gula aren dapat diganti dengan gula pasir, madu, atau susu kental manis sesuai selera, tanpa mengubah langkah pembuatan secara keseluruhan.
Apakah bisa memakai teh celup biasa? Bisa. Teh celup hitam dapat digunakan, namun jumlah kantong teh dapat ditambah agar rasa teh tetap kuat setelah dicampur susu dan es.