Maraknya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Palu menghadirkan ragam pilihan baru di sektor kuliner lokal. Salah satu camilan yang belakangan diminati masyarakat adalah Pia Avuku, jajanan khas lokal yang menawarkan berbagai varian rasa dan dikemas dengan tampilan modern.
Pia Avuku dikenal melalui perpaduan kulit pia yang lembut dengan isian manis. Sejumlah rasa yang ditawarkan antara lain kacang ijo, coklat, dan labu kuning. Produk ini kerap dipilih sebagai teman bersantai maupun oleh-oleh khas daerah, sehingga pelanggannya datang dari berbagai kalangan.
Pemilik Pia Avuku, Andi Hikmah, mengatakan usaha tersebut berawal dari keinginan menghadirkan jajanan lokal bercita rasa modern dengan tetap menjaga kualitas bahan. Ia menekankan penggunaan bahan alami tanpa pengawet sebagai salah satu alasan produk ini diminati.
“Kami ingin menghadirkan jajanan yang aman dikonsumsi, enak, dan tetap menggunakan bahan alami tanpa pengawet. Walaupun harganya sedikit berbeda, tapi kami percaya ada kualitas ada harga,” ujar Andi Hikmah.
Selain dipasarkan di Palu dan sejumlah daerah di Indonesia, Pia Avuku juga mulai menjangkau konsumen luar negeri. Andi Hikmah mengaku produknya telah dikirim ke beberapa negara, seperti Belanda dan Italia, melalui pelanggan maupun warga Indonesia yang tinggal di luar negeri.
Daya tarik lain datang dari kemasannya yang dinilai modern dan elegan. Desain yang cantik membuat Pia Avuku kerap dipilih sebagai buah tangan atau hantaran, dengan tetap mempertahankan sentuhan khas lokal pada produknya.
Kehadiran Pia Avuku menjadi salah satu contoh kreativitas pelaku UMKM dalam mengembangkan produk kuliner. Tren ini menunjukkan makanan tradisional yang dikemas secara modern dapat memiliki daya saing dan diterima di pasar yang lebih luas.

